Dakwahnya Melangit dari Fenomenal Menuju Internasional
▪︎ Potret Pondok Pesantren Baitul Quran, Lamongan (1)

▪︎ LAMONGAN – POSMONEWS.COM,-
Muncul di desa yang dulu dikenal sebagai wilayah yang masih butuh sentuhan dakwah Islam dari para ulama, kiai, dan ustad untuk memantapkan religiusitasnya. Kini di wilayah Desa Tambak Ploso, Kec. Turi, Kab. Lamongan, Jawa Timur ini berdiri Pondok Pesantren Baitul Quran yang cukup fenomenal.
Adalah Ponpes Baitul Qur’an di Dusun Ploso Lebak, Desa Tambakploso, Turi, Lamongan yang didirikan sekaligus diasuh oleh KH. Ir. Ahmad Zainul Abidin, M.MT, dengan mengusung peran sebagai wahana pencerah religi, sebagai lembaga pendidikan Islam yang fokus pada pembelajaran Al-Qur’an dan pendidikan agama.
Menjadi salah satu pesantren modern yang berupaya mencetak generasi penghafal Al-Qur’an, sekaligus sebagai lembaga pengembangan nilai-nilai Islam di wilayah ini.
Dari penelusuran media ini di wilayah Desa Tambak Ploso, terhadap berdirinya Pondok Pesantren (PP) Baitul Quran ini disebut cukup fenomenal. Meski keberadaanya masih baru namun cara dakwahnya, seperti Ngaji Bareng yang menghadirkan penceramah berkelas, kiai, dan ustad ternama tingkat propinsi, Nasional bahkan manca negara menjadikan pondok pesantren ini cepat bergaung.
Pepatah semakin tinggi pohon maka makin keras hembusan angin yang menerpanya. Apalagi, menjadi ikon baru, babagan lembaga religi di wilayah Desa Tambak Ploso bahkan wilayah Kecamatan Turi, sempat tersiar rumor di masyarakat bahwa pengelolaan pondok pesantren Baitul Quran ini lebih banyak ekspose semata, menggelar kegiatan seperti pengajian, dll hanya seremonial untuk medokumentasi, sebagai sarana penggalangan dana dari pihak-pihak di luar, misalnya donatur khusus, pimpinan perusahaan, dll.
Menanggapi rumor yang tidak elok ini, KH. Ir. Ahmad Zainul Abidin, M.MT meluruskan dengan cerita dari Imam Syafii.
Datang seorang laki laki kepada imam Syafi’i dan berkata, Si Fulan telah membicarakan kejelekan tentang dirimu,
*Imam Syafi’i berkata:*
Bila apa yang kamu katakan benar maka kamu adalah seorang penghasut (mengadu domba), bila kamu berbohong maka kamu seorang fasik.
Mendengar jawaban imam Syafi’i lelaki itu malu dan meninggalkan Imam Syai’i.
“Tidak apa-apa. Hanya rumor. Tidak perlu capek untuk meluruskan. Terus istiqomah jalan dakwahnya dan bermakna untuk orang banyak yang membutuhkan, ” kata kiai muda yang kini dikenal sebagai penceramah ternama di Lamongan, Gresik, Surabaya dan daerah sekitar Jawa Timur ini.
Lebih lanjut, Gus Abidin, panggilan familier KH.Ir. Ahmad Zainul Abidin, M.MT ini, nemampangkan berbagai kegiatan riil ponpesnya yang semua itu ditujukan untuk kemaslahatan.
“Agar kalau ingin tahu details kegiatan di PP Baitul Quran (saya). Bisa (silahkan) tanya detailnya ke pengasuh pondok. Atau bertanya saya kalau pas saya di pondok. Supaya paham betul apa kegiatan rutin harian dan bulanan di PP Baitul Quran. serta kegiatan non rutin PHBI dll.
Supaya tidak salah paham (rumor yang dimaksud, red), Juga (atau tanya warga di sekitar), termasuk warga fakir miskin sekitar desa, ” jelasnya kepada medua ini lewat sambungan WA solulernya.
Adapun, secara lengkap Gus Abidin, memampangkansecara umum kegiatan detail di Pondok Pesantren Baitul Quran, diantaranya :
(1). Ngaji qur’an Hafalan/tahfidz, (2). Ngaji kitab setiap Ahad/di Minggu pertama setiap bulan. (3) Pengajian umum setiap PHBI islam (4). Pemberian doorprice umroh bagi yang hadir pengajian umum maulid Nabi. (5). Pembagian Alqur’an gratis di SD Ploso Lebak, kepada murid SD
(6). Santunan rutin bulanan ke fakir miskin dan yatim piatu ke warga 3 dusun di desa Tambak Ploso yakni dusun Ploso Lebak, Gabus dan Candipari, hampir setiap bulan. Paling lambat 2 bulan sekali.
(7). Berbagi Sayur Jum’at/Ahad berkah, dan (8). Pembagian bingkisan dan THR setiap bulan puasa kepada warga fakir miskin 3 dusun Desa Tambak Ploso tersebut.
“Itulah sebagian program riil yang di PP Baitul Qur’an ini, ” pungkasnya.▪︎[DANAR SP]


