Berita

KPU Kab Malang Menggelar Debat Pamungkas Pilbup 2024

▪︎MALANG – POSMONEWS.com,-
Debat Publik Pamungkas Pilbup Malang 2024, Bahas Keselarasan Pembangunan dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat dan Daerah. Sebagaimana tulisan sebelumnya baik debat pertama dan kedua dalam pilihan Bupati yang diselenggarakan KPU Kabupaten Malang.

Pasangan calon Bupati no. 1 (satu) tidak mau membuat kesalahan dalam menjawab pertanyaan yang di lontarkan lawan, karena dalam debat pertama, ke dua dan terakhir masih saling berhubungan.

KPU Kabupaten Malang menggelar debat publik pamungkas terakhir Pemilihan Bupati (Pilbup) Malang pada Jumat (22/11/2024) pukul 19.00 s/d 21.00.

Debat yang dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Malang ini mengusung tema Menyerasikan Pembangunan Kabupaten Malang dengan Provinsi dan Pusat demi Memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pelayanan Publik dan Persoalan Daerah dalam meningkatkan PAD
Ini merupakan debat terakhir. Pada kesempatan ini, kedua pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang, Sanusi-Lathifah Shohib no. 1 (satu) dan Gunawan HS-dr Umar Usman no. 2 (dua) akan menyampaikan visi misi serta program-program mereka jika terpilih sebagai Bupati Malang.

Paslon nomor urut 1, Sanusi dan Lathifah Shohib (Salaf) juga petahana tampak mengenakan kemeja putih dan sarung batik Garudeya.

Sementara paslon nomor urut 2 (dua), Gunawan HS dan dr Umar Usman (Gus) mengenakan batik hitam kuning dengan motif Garudeya. Batik dengan motif makhluk mitologi yang menjadi inspirasi lambang Garuda ini didaulat pakaian khas Kabupaten Malang dengan situs candi kidal.

Pertanyaan yang diajukan dalam debat ini disusun oleh 10 panelis yang berasal dari latat belakang akademisi. 10 panelis tersebut di antaranya adalah:

1.⁠ ⁠Rektor Universitas Negeri Malang, Prof Dr Hariyono
2.⁠ ⁠Rektor Universitas Al-Qolam Malang, Dr Muhammad Adib
3.⁠ ⁠Wakil Rektor I Universitas Al-Qolam Malang, Achmad Beadie Busyroel Basyar
4.⁠ ⁠Direktur Politeknik Negeri Madura, Laily Ulfiyah
5.⁠ ⁠Akademisi Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Sri Setyadji
6.⁠ ⁠Direktur Pusat Kajian Antikorupsi dan Dosen Hukum Tata Negara Universitas Islam Raden Rahmat Malang, Dr Dewi Ambarwati
7.⁠ ⁠Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Malang, Yuventia Prisca
8.⁠ ⁠Dosen Sosiologi Universitas Brawijaya, I Wayan Suyadnya
9.⁠ ⁠Dosen Hukum Agraria Universitas Brawijaya, Dr Herlindah
10.⁠ ⁠Akademisi Pemilu dan Demokrasi serta Manajer Pendidikan Yayasan Al Ghazali, Titin Wahyuningsih.

Salah satu pernyataan dan dirumuskan oleh para panelis di debat publik pamungkas Pilbup Malang 2024 menyinggung pentingnya pelestarian budaya sosial di Kabupaten Malang. Selama ini, para panelis menilai acara-acara kesenian di Kabupaten Malang hanya momentum sesaat dan belum memberikan dampak positif dalam pelestarian budaya khususnya di Kabupaten Malang.

Pertanyaan ini dilontarkan kepada kedua pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang, Sanusi-Latifah Shohib (Salaf) no. 1 (satu) dan Gunawan HS-dr Umar Usman (Gus) no. 2 (dua). Kedua paslon memaparkan program-program terkait dengan kebudayaan.

Paslon Salaf menjanjikan gedung kesenian yang akan berlokasi di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Calon Bupati Malang nomor urut 1 (satu), Sanusi mengatakan dirinya telah menyiapkan lahan 1 hektare yang lokasinya di Kepanjen.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Bappenas RI untuk membangun gedung kesenian. Pembangunannya akan dibantu dari Pemerintah Pusat,” katanya Sanusi.

Adanya gedung kesenian akan memberi wadah bagi pegiat seni untuk mengembangkan bakat serta kreativitas mereka. “Harapannya bisa melahirkan bibit-bibit (regenerasi) pegiat kesenian, termasuk Bantengan bisa berpentas di gedung tersebut,” katanya.

Sementara paslon Gus mengatakan mereka akan menerapkan muatan lokal (mulok) tata krama di sekolah-sekolah. Hal ini bertujuan untuk melestarikan budaya Jawa yang tidak bisa di istant dalam penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Gus Paslon no. 2 (dua) juga akan mengadakan Gelar Curhat Lur, dimana di program ini bisa membawa aspirasi masyarakat bahwa di seluruh Kabupaten Malang. Salaf Fokus di Pendidikan
Calon Wakil Bupati nomor urut 2, dr Umar Usman menambahkan pihaknya juga akan menyelaraskan kesenian dan pariwisata. Ia memberi contoh Bali sebagai daerah yang sukses mengkombinasikan antara kesenian dan pariwisata sehingga bisa meningkatkan PAD.

“Kami buat kesenian memperkuat wisata sehingga wisata juga mengangkat kesenian. Pelestarian budaya menjadi lebih mudah karena saling menunjang,” tandasnya.▪︎(AHM)

Related Articles

Back to top button