BPSDM PU Cetak SDM Handal Mengukur Dampak Infrastruktur
▪︎ Peningkatan Efisiensi Investasi Melalui ICOR

▪︎ JAKARTA — POSMONEWS.com,-
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pekerjaan Umum (BPSDM PU) melalui Balai Pengembangan Kompetensi (Bapekom) PU Wilayah III Jakarta menuntaskan Pelatihan Evaluasi Kebermanfaatan Infrastruktur Pekerjaan Umum (PU), kemarin.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis BPSDM Kementerian PU dalam memperkuat kapasitas aparatur di bidang pembangunan infrastruktur, khususnya dalam melaksanakan evaluasi kebermanfaatan infrastruktur pekerjaan umum.
Evaluasi tersebut menjadi aspek penting dalam mendukung pencapaian target pembangunan nasional, antara lain peningkatan efisiensi investasi melalui Incremental Capital Output Ratio (ICOR) di bawah 6 persen, penghapusan kemiskinan ekstrem hingga 0 persen, serta pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen pada tahun 2029.
Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Bina Marga, Pembiayaan Infrastruktur, dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah yang diwakili Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Pembiayaan Infrastruktur dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah, Gina Nawangwulan, dalam arahannya menegaskan bahwa evaluasi kebermanfaatan infrastruktur bertujuan memastikan setiap pembangunan mampu memberikan nilai tambah yang optimal bagi masyarakat dan wilayah sekitarnya.
Evaluasi tidak hanya berfungsi sebagai alat ukur, tetapi juga menjadi sarana untuk memperbaiki perencanaan dan pelaksanaan program di masa mendatang.
“Melalui pendekatan yang sistematis, mulai dari identifikasi, pengumpulan data yang valid, hingga evaluasi terhadap keberfungsian dan kebermanfaatan infrastruktur, kita dapat menilai sejauh mana pembangunan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Evaluasi juga menjadi dasar pengambilan keputusan yang akuntabel, sehingga pembangunan dapat berjalan tepat sasaran, efisien, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Pelatihan yang dilaksanakan melalui metode distance learning pada 18–26 Mei 2026 ini diikuti oleh 34 peserta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 33 peserta dinyatakan lulus, sementara 1 peserta belum dinyatakan lulus.
Peserta yang lulus berhak memperoleh sertifikat yang diterbitkan oleh BPSDM Kementerian PU. Adapun tiga peserta terbaik dalam pelatihan ini yaitu:
1. Wahyuningsih Tri Herman – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah–DI Yogyakarta.
2. Greece Maria Lawalata – Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan.
3. Melisa Nur Hidayati – Pusat Analisis Pelaksanaan Kebijakan
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan proses evaluasi kebermanfaatan infrastruktur pekerjaan umum berbasis pengembangan wilayah secara lebih terukur dan komprehensif.
BPSDM Kementerian PU terus memperkuat pengembangan kompetensi aparatur sebagai fondasi penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur pekerjaan umum yang memberikan manfaat nyata, terukur, serta berdampak terhadap pengembangan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.▪︎(FEND)

