Kasus COVID-19 Kabupaten Malang Menurun Drastis
MALANG-POSMONEWS,-
Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Malang, menurun drastis dan kini Herd Immunity sudah mencapai 75%. Dari Data Satgas Covid-19 Kabupaten Malang, beberapa waktu lalu RS Covid-19 nyaris penuh, kini sudah kosong melompong. Ruang ICU di Rumah Sakit Bumi Kanjuruhan, Kabupaten Malang, bahkan tidak berpenghuni.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, drg. Arbani Mukti Wibowo, mengatakan saat ini manfaat vaksinasi sudah bisa dirasakan.
“Ruang ICU sudah kosong dari sebelumnya 5 persen. Sedangkan ruang isolasi tinggal 6,01% dari sebelumnya tercatat 8,01%,” ungkapnya.
Arbani Mukti Wibowo, menegaskan bahwa dengan semakin menurunnya tingkat sebaran virus Covid-19 di Kabupaten Malang, pihaknya tak akan lengah dan berbangga diri untuk berevoria apalagi dengan semakin dekatnya hari jadi Kabupaten Malang ke-1261.
“Hal yang masih terus dilakukan adalah memasifkan serbuan vaksinasi. Juga mengimbau masyarakat untuk tetap taat pada Protokol Kesehatan (Prokes),” katanya.
Arbani Mukti Wibowo, juga sudah melaksanakan program vaksinasi Covid-19 secara maksimal. Yaitu dengan cara door to door untuk menjangkau masyarakat di pelosok pedesaan.
“Untuk mengejar capaian vaksinasi di Kabupaten Malang. Saat ini sedang dilakukan door to door,” ungkapnya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, berupaya mengerahkan ratusan tenaga kesehatan untuk melakukan vaksinasi door to door. “Disiapkan 350 Nakes,” paparnya.
Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kabupaten Malang, hingga Jumat (13/11/2021) pukul 18.00 WIB, vaksinasi dosis pertama di Kabupaten Malang sudah menyasar 1.479.820 orang dari target sasaran sebanyak 2.078.406 orang atau 75,8%.
Sedangkan vaksinasi dosis kedua sudah menyasar 925.830 orang atau masih di bawah 52% dari total jumlah sasaran. Adapun dosis ketiga atau Booster untuk tenaga kesehatan masih menyasar 8.972 orang termasuk Satgas.
“Vaksinasi untuk warga lanjut usia juga masih rendah, yakni mencapai 49,1%,” tandasnya.
Ditegaskan Arbani Mukti Wibowo, sasaran vaksinasi selanjutnya membutuhkan strategi khusus karena menyasar masyarakat di pelosok pedesaan. Salah satu strategi itu adalah vaksinasi dengan datang langsung ke masing-masing rumah warga atau door to door.
“Vaksinasi Door to Door perlu strategi khusus bukan dosis kedua tapi capaian dosis pertama, dan bisa masuk level 1,” jelas Arbani Mukti Wibowo.
Sementara itu, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) terbaru, Kabupaten Malang masuk dalam daerah level 2 dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).**(mad/ade)