Tiga Orang Meninggal Tertular Virus Tupai

11 views

Belakangan ini banyak orang memelihara tupai, namun para pencinta binatang ini tidak memperhatikan bagaimna bahayanya merawat binatang. Lantas apa bahayanya merawat tupai?

Tiga orang peternak tupai di Jerman meninggal karena radang otak atau ensefaltis. Ketiga orang ini diduga terjangkit virus baru yang ditularkan melalui tupai.

Ketiganya menderita ensefalitis dalam kurun waktu 2011-2013 pada usia sekitar 60-70 tahun. Mereka mengalami demam, menggigil, lemah, seperti orang bingung, hingga akhirnya mengalami kesulitan berjalan.

Ketiganya dirawat di unit perawatan intensif rumah sakit. Namun, mereka koma dan nyawanya tak tertolong hanya dalam waktu 2-4 bulan sejak gejala pertama muncul.

Para pasien itu diduga terinfeksi kelompok virus Bornaviruses, yang biasanya menginfeksi hewan seperti kuda, domba dan burung. Kecurigaan tertular virus pun menguat karena dari dua di antara mereka ditemukan bekas gigitan dan goresan dari tupai.

Bahkan, peneliti mengidentifikasi jenis baru dari bornavirus, yang disebut VSBV-1 setelah melakukan tes genetik dari salah satu tupai yang dimiliki peternak. Studi lebih lanjut mengungkapkan, virus ini diduga menyerang jaringan otak ketiga peternak tupai di Jerman.

“VSBV-1 cenderung menjadi patogen zoonosis yang sebelumnya tidak diketahui ditularkan oleh tupai,” tulis peneliti dari Friedrich Loeffler Institute di Jerman dalam New England Journal of Medicine.

Namun, penelitian ini masih diperdebatkan. Studi lain menyebut virus tersebut tidak menyebabkan radang otak. Perlu penelitian lebih lanjut bagaimana penularan virus bisa terjadi.
Sebagai langkah pencegahan, European Center for Disease Prevention and ControlĀ  mengimbau masyarakat untuk menghindari kontak langsung dengan tupai liar maupun peliharaan.(kmp/zi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here