
▪︎ TUBAN – POSMONEWS.com,-
Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur melalui UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Bojonegoro terus mempercepat pelaksanaan proyek Pelebaran Jalan Ponco–Jatirogo (Batas Provinsi Jawa Tengah) Link 35.103 di Kabupaten Tuban.
Hingga pertengahan Mei 2026, progres fisik pekerjaan tercatat mencapai 67,04 persen atau melampaui target rencana sebesar 42,67 persen dengan deviasi positif 24,38 persen.
Pada Senin, 18 Mei 2026 lalu, pekerjaan memasuki tahap penghamparan Laston Lapis Aus (Asphalt Concrete-Wearing Course/AC-WC) di sejumlah titik penanganan.
AC-WC merupakan lapisan aspal paling atas pada struktur perkerasan jalan yang berfungsi sebagai lapisan aus atau permukaan jalan yang langsung dilalui kendaraan.
Penghamparan lapisan ini bertujuan meningkatkan kenyamanan berkendara, memperhalus permukaan jalan, meningkatkan daya tahan terhadap beban lalu lintas, serta memberikan keamanan dan keselamatan bagi pengguna jalan.
Proyek ini dimulai sejak 4 Februari 2026 dan ditargetkan selesai pada Agustus 2026. Pelaksanaan proyek dikerjakan oleh PT Bhakti Tama Persada dengan pengawasan dari PT Mitra Cipta Engineering.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kualitas jalan provinsi yang berada di wilayah Desa Kedungjambangan, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, tepatnya pada Km Surabaya 145+300 hingga 147+300.
Pekerjaan pelebaran dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dan kenyamanan pengguna jalan pada ruas strategis penghubung wilayah Tuban menuju perbatasan Provinsi Jawa Tengah.
Sebelumnya, kondisi jalan eksisting memiliki lebar sekitar 4 hingga 6 meter. Melalui pekerjaan ini, badan jalan diperlebar menjadi 7,5 meter dengan tambahan bahu jalan kanan dan kiri masing-masing selebar 1 meter, sehingga total lebar jalan mencapai 9,5 meter.
PPK Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Bojonegoro Wilayah II (Kab. Tuban) UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Bojonegoro, Ir. Randy Putra Agritama, S.T., M.T., menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong percepatan pekerjaan dengan tetap mengutamakan mutu dan kualitas konstruksi jalan.
“Dengan progres pekerjaan yang telah mencapai 67 persen pada minggu ke-15, kami optimis pekerjaan dapat selesai sesuai target pada Agustus 2026. Harapannya, hasil pembangunan jalan ini nantinya dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik untuk mendukung kelancaran mobilitas, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, maupun menunjang aktivitas perekonomian masyarakat sekitar,” ujarnya.
Selain meningkatkan konektivitas antarwilayah, proyek pelebaran jalan ini juga diharapkan mampu memperkuat akses transportasi serta memperlancar distribusi barang dan jasa di wilayah Kabupaten Tuban dan sekitarnya.▪︎ (FEND)



