Rumah dan Kandang Isi 70 Ekor Kambing Terbakar, 1 Ekor Mati
▪︎ Warning Kebakaran, Cuaca Panas dan Ektrem di Lamongan

▪︎ LAMONGAN – POSMONEWS.COM,-
Musim pacaroba dengan cuaca yang panas ekstrem jelang musim kemarau memicu peningkatan drastis risiko kebakaran hutan, lahan, dan permukiman (rumah penduduk, red) akibat vegetasi yang mengering dan penurunan kelembapan.
Wilayah dengan lahan kering sangat rawan terhadap rambatan api yang cepat jika dipicu oleh kelalaian manusia seperti membakar sampah sembarangan atau korsleting listrik.
Di Lamongan misalnya, di bulan April dan Mei 2026 beberapa kali terjadi musibah kebakaran. Hal tersebut setidaknya harus menjadi perhatian ektra dan kewaspadaan terhadap tragedi akibat si jago merah ini.
Peristiwa terkini terkait musibah kebakaran di Lamongan melanda sebuah rumah yang juga dijadikan kandang kambing di Dusun Jubel, Desa Jubel Kidul, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, Senin (18/5/2026) pagi.
Dalam peristiwa itu, puluhan kambing berhasil diselamatkan warga dari kobaran api.
Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari lokasi kebakaran sekitar pukul 07.45 WIB. Rumah milik Suhadak (57) yang saat ini bekerja di Surabaya tersebut diketahui dalam kondisi kosong dan hanya digunakan untuk memelihara kambing.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung berdatangan membantu memadamkan api dengan alat seadanya.
Mereka juga berjibaku mengevakuasi ternak yang berada di dalam kandang agar tidak ikut terbakar.
Sebanyak 69 ekor kambing berhasil diselamatkan dari kobaran api. Namun satu ekor kambing dilaporkan mati terpanggang.
Kapolsek Sugio AKP Jinanto menyebut, api diduga berasal dari korsleting listrik pada bangunan rumah lama itu.
“Api muncul sangat cepat dan diduga berasal dari korsleting listrik. Kondisi bangunan rumah yang sudah lama membuat api mudah merembet,” kata Jinanto saat dikonfirmasi awak media, Senin (18/5/2026).
Kebakaran pertama kali diketahui Sokran (66), kakak korban yang sehari-hari membantu merawat kambing di lokasi tersebut. Saat mengetahui api sudah membesar, ia langsung meminta bantuan warga sekitar.
Ketika kejadian, terdapat sekitar 70 ekor kambing di dalam kandang. Warga bersama aparat kemudian berusaha membuka kandang dan mengeluarkan ternak satu per satu agar tidak terjebak kobaran api.
Sekitar pukul 08.00 WIB, petugas pemadam kebakaran Kabupaten Lamongan tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.20 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun kebakaran mengakibatkan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 97 juta.
Polisi bersama petugas gabungan dari Koramil Sugio, Satpol PP, perangkat desa, dan Damkar Lamongan juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi terkait peristiwa tersebut.▪︎[DANAR SP]

