Berita

Januari 2026, BPS Kota Malang Mencatat Deflasi 0,10 Persen

▪︎ KOTA MALANG – POSMONEWS.COM,-
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mencatat perkembangan harga di Kota Malang pada Januari 2026 mengalami deflasi sebesar 0,10 persen secara bulan ke bulan (month-to-month/m-to-m).

Secara tahun kalender (year-to-date/y-to-d), Kota Malang juga mengalami deflasi sebesar 0,10 persen, sementara inflasi secara tahunan (year-on-year/y-on-y) tercatat sebesar 3,33 persen.

Dalam Rilis Berita Resmi Statistik (BRS) BPS Kota Malang yang dilaksanakan secara hibrida, Senin (2/2/2026), Ketua Tim Distribusi BPS Kota Malang, Dwi Handayani, menjelaskan bahwa deflasi pada Januari 2026 terutama dipengaruhi oleh penurunan harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

“Kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil deflasi sebesar 0,34 persen,” jelas Dwi Handayani.

Sejumlah komoditas yang berkontribusi signifikan terhadap deflasi tersebut antara lain cabai rawit, cabai merah, daging ayam ras, telur ayam ras, dan bawang merah. Penurunan harga komoditas hortikultura tersebut dipengaruhi oleh peningkatan produksi pada masa panen raya, sehingga pasokan di pasar relatif melimpah.

Sementara itu, secara tahunan, inflasi Kota Malang pada Januari 2026 didorong oleh kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga. Selain itu, emas perhiasan juga menjadi salah satu komoditas dominan yang memberikan andil inflasi secara year-on-year.

“Kenaikan harga emas perhiasan sejalan dengan tren peningkatan harga emas global sepanjang Januari 2026,” imbuhnya.

BPS Kota Malang juga mencatat bahwa dalam lima tahun terakhir, perkembangan inflasi Kota Malang pada periode 2021–2025 menunjukkan pola fluktuatif, khususnya pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya.

Kelompok perawatan pribadi tercatat hampir setiap bulan mengalami inflasi.
Kondisi deflasi di awal tahun 2026 mencerminkan stabilitas harga yang relatif terjaga, terutama pada komoditas pangan, serta menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga daya beli masyarakat di Kota Malang. ▪︎(iu/AHM)

Related Articles

Back to top button