Bendungan Karangnongko jadi Bendungan Termahal

147 dibaca

▪︎Menelan Dana Rp 1,5 Triliun

▪︎JATIM – POSMONEWS.com,-
Mega proyek Bendungan Karangnongko saat ini tengah dibangun dan menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN).
Bendungan tersebut menghabiskan biaya cukup fantastis, bendungan yang dibangun di Jawa Timur ini digadang-gadang bakal jadi bendungan termahal.

Dengan biaya pembangunan yang fantastis menghabiskan dana Rp. 1.5 triliun, manfaat yang dihasilkan bendungan di Jawa Timur ini cukup sebanding.

Mengingat bendungan menjadi salah satu infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar seperti memasok air baku, menyuplai Irigasi pertanian, penangkal banjir hingga menjadi tempat pariwisata.

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah berupaya membangun sejumlah bendungan agar bisa bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya memenuhi kebutuhan pengairan pertanian dan air minum.

Begitupun dengan bendungan ini yang dibangun di perbatasan antara Jawa Tengah dengan Jawa Timur, yakni Kabupaten Blora dan Kabupaten Bojonegoro.

Pembangunan bendungan yang nantinya akan menjadi termahal ini saat pembebasan lahan dilakukan sekitar 397 bidang lahan terdampak.

Bendungan Karangnongko yang dibangun mulai pada tahun 2023 di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Seperti yang dikutip dari situs resmi Kementerian PUPR, Bendungan Karangnongko ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026 mendatang.

Biaya pembangunannya menelan anggaran Rp 1,5 triliun bersumber dari APBN. Bendungan ini menjadi salah satu bendungan gerak yang memanfaatkan teknologi long storage sepanjang Sungai Bengawan Solo.

Ternyata ada tiga bendungan lainnya yang dibangun KemenPUPR  yaitu Bendungan Babat, Bendungan Bojonegoro, dan Bendungan Gerak Sembayat (BGS).

▪︎Manfaat Bendungan  Karangnongko

Dibangun dengan biaya fantastis, bendungan ini memiliki luas genangan sekitar 1.026,55 hektare. Selain itu, daya tampungan efektif mencapai 59,1 juta meter kubik.

Adapun manfaat yang dimiliki  bendungan ini yaitu bisa memasak air baku sebesar 1,15 meter kubik per detik di 4 wilayah sekaligus.

Empat wilayah tersebut meliputi Kabupaten Blora, Bojonegoro, Ngawi dan Tuban. Selain itu, manfaat lainnya bendungan ini dapat menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH).

Kemudian manfaat lainnya yaitu mampu menyuplai air irigasi Karangnongko kiri 1.746 hektare yaitu sebesar 2,85 meter kubik per detik. Sedangkan untuk Karangnongko kanan 5.203 hektare sebesar 7,90 meter kubik per detik.

Bendungan Karangnongko  digadang-gadang menjadi bendungan termahal dan ditargetkan akan rampung di tahun 2026 mendatang.▪︎[FEND]