Tender Proyek Jalan Tol Kembali Dibuka TA 2024

157 dibaca

▪︎JAKARTA – POSMONEWS.COM,-
Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) kembali akan melalukan lelang/tender tiga ruas jalan tol dengan perkiraan biaya investasi sebesar Rp 71,77 triliun, Tahun Anggaran 2024.

Sedangkan tender proyek pembangunan jalan tol tersebut;

1. Jalan Tol Bogor – Serpong (via Parung) dengan perkiraan biaya investasi Rp 11,79 triliun.

2. Jalan Tol Gedebage – Tasikmalaya – Ciamis (Getaci) dengan perkiraan biaya investasi Rp 37,14 triliun.

3. Jalan Tol Gilimanuk – Mengwi dengan perkiraan biaya investasi Rp 22,84 triliun.

Terkait lelang tersebut, PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) dan ASTRA Infra sebagai perusahaan yang bergerak di infrastruktur dan pengelolaan jalan tol mengemukakan langkah mereka di tahun ini.

Head of Corporate Communication & CSR Nusantara Infrastructure Indah D.P. Pertiwi mengatakan, pihaknya masih belum mempunyai rencana untuk berpartisipasi dalam lelang tol tersebut.

“Untuk saat ini, META belum mempunyai rencana untuk berpartisipasi dalam lelang tol baru. Target tahun ini, META akan fokus melanjutkan Project JORR Elevated dengan nilai investasi sebesar Rp 21,3 triliun,” ungkapnya.

Keseriusan ini terlihat dari anggaran belanja modal atau capex META  tahun ini rencananya akan difokuskan untuk maintenance asset, yang tak lain adalah pembiayaan Project JORR Elevated yang masih dalam tahap finalisasi.

“Target tahun ini, META masih akan fokus melanjutkan Project JORR Elevated dengan nilai investasi sebesar Rp 21,3 Triliun tersebut,” tegasnya.

Disisi lain, Group COO ASTRA Infra Billy Perkasa Kadar mengatakan terkait lelang 3 ruas jalan tol tersebut atau peluang lelang jalan tol lainnya, saat ini ASTRA Infra secara aktif masih menganalisis berbagai peluang.

“Ini yang disesuaikan dengan strategi bisnis internal baik itu pengembangan aset, pengoperasian dan pemeliharaan jalan tol melalui Astra Infra Solutions maupun pengembangan pengelolaan tempat istirahat di jalan tol yang dilakukan oleh Resta,” ungkapnya.

“Kami terus mempelajari seluruh potensi bisnis yang ada. Tentunya dengan analisa dari berbagai perspektif yang disesuaikan dengan strategi bisnis internal ASTRA Infra,” tutupnya.▪︎[FEND]