Berita

Ratusan Meteran Air Pelanggan PD Tirta Kanjuruhan Malang Hilang

▪︎MALANG-POSMONEWS.COM,-
Perumda Tirta Kanjuruhan Malang kehilangan ratusan meteran air minum yang terpasang di rumah warga tersebar dibeberapa unit pelayanan se-Kabupaten Malang.

Menurut Kepala Bagian Umum, Wahjoe Darmawan, mengatakan sampai saat ini sekitar 200 unit meteran air yang hilang tersebar dibeberapa unit pelayanan.

“Data yang ada di hublang sampai hari ini ada 200 unit meteran air yang hilang tersebar dibeberapa wilayah layanan kita (Perumda Tirta Kanjuruhan) seperti Kecamatan Pakisaji, Gondanglegi, Bululawang, Turen, Dampit, Pakis dan dibeberapa unit layanan lainnya,” jelas Wahjoe, Rabu (3/1/2024) siang.

Wahjoe menambahkan, dalam mengantisipasi terus berlangsungnya kehilangan meteran air di rumah pelanggan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepolisian Sektor (Polsek) di jajaran Polres Malang dan potroli dibeberapa titik yang dinilai rawan pencurian.

“Upaya kita dalam mengatasi kasus pencurian meteran air ini bekerjasama dengan Polsek-polsek jajaran Polres Malang, sedangkan antisipasi dari kita, kami juga melakukan patroli dibeberapa titik lokasi yang dinilai rawan, semua meteran kami sudah di uji terra untuk itu kita akan laporan resmi,” katanya.

“Dari informasi pelanggan kami, ada gerakan mencurigakan, oknum namun masih belum tertangkap siapa pelakunya, namun jenis meterannya sama dengan meteran milik Perumda Tirta Kanjuruhan,” papar Wahjoe.

Untuk itu Wahjoe berharap warga pelanggan segera melaporkan apabila ditemukan kejadian kehilangan akibat pencurian meteran pada Perumda Tirta Kanjuruhan agar segera bisa diganti dengan yang baru. Dan nanti meteran dari Perumda Tirta Kanjuruhan akan di pasan rantai dan digembok.

Untuk kerugian material yang ditimbulkan, Perumda Tirta Kanjuruhan tidak merasa ada kerugian atas hilangnya meteran air milik pelanggan.

“Ada biaya pengganti yang dibebankan pada pelanggan atas kehilangan meteran air tersebut, karena meteran tersebut tanggung jawab pelanggan, dan biaya pengganti tiap meteran yang hilang kurang lebih 400 ribuan,” tandasnya.

Pencurian meteran air ini, pihaknya berkesimpulan bahwa para pencuri sudah paham dan sudah ahlinya dalam melakukan pencurian meteran air milik warga.

“Dari laporan pelanggan, para pencuri ini sudah siap, jadi saat ambil meteran, (pencuri) langsung menutup pipa sambungan meteran air tersebut, jadi air tidak mengalir, mereka mengincar meteran karena harga meteran itu mahal, kelihatannya mereka sudah ahli dalam mencuri meteran,” tutup Wahjoe.▪︎(AHM)

Related Articles

Back to top button