Cawabup Independen Tak Lolos Tes Kesehatan

Kabar tidak menggembirakan untuk paslon Independen di Pilkada Lamongan. M Su’udin, bakal pasangan calon (Bapaslon) Wabup Lamongan dari jalur perseorangan yang berpasangan dengan Bapaslon Bupati Suhandoyo itu dipastikan gagal mengikuti pilkada setempat pada 9 Desember 2020 karena tidak memenuhi syarat, sesuai hasil tes kesehatan RS dr Soetomo, Surabaya.
Data yang dihimpun posmonews. com, kepastian M Su’udin gagal mendampingi Suhandoyo itu diungkapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lamongan usai pleno verifikasi penelitian keabsahan dokumen persyaratan, Senin (14/9/2020) malam.
Sementara itu, Ketua KPU Lamongan Mahrus Ali mengungkapkan bapaslon wabup dari jalur perseorangan tidak memenuhi syarat, sesuai hasil tes kesehatan RS dr Soetomo Surabaya dengan mengacu pada UU No.10 tahun 2016 pasal 7f, PKPU 18 Tahun 2019 pasal 46 dan Keputusan KPU No. 412/PL.02.2-KPT/06/KPU/IX/2020.
“Hasil tes kesehatan jasmani dan rohani, salah satu bacawabup tidak memenuhi syarat,” kata Mahrus.
Namun menurut Mahrus, keberadaannya sebagai bapaslon wabup mendampingi Suhandoyo dapat diganti, sesuai PKPU 1 tahun 2020, pasal 78,79,80 dan 81 dan Undang-undang 10 Tahun 2016 Pasal 7 huruf f. “Adapun untuk dua Bapaslon lain, dinyatakan memenuhi syarat,” ucapnya
Lebih jauh Mahrus mengaku, untuk masalah penyampaian nama penganti bapaslon wabup, KPU memberi tenggat waktu mulai tanggal 14 hingga 16 September 2020.
“Karena maksimal tanggal 22 September nama yang menggantikan harus memenuhi syarat. Agar tanggal 23 besok ditetapkan menjadi pasangan calon dan tanggal 24 September pengundian nomor urut,” pungkas Ketua KPU Lamongan.
Sugiono, juru bicara Bapaslon Suhandoyo dan M Su’udin dari jalur perseorangan mengatakan, atas hasil tersebut masih akan diskusikan dulu bersama tim. “Kami akan diskusikan dengan Tim Kompak,” tegasnya.
Wartawan posmonews.com pun mencoba mengulik kabar dan bocoran dari orang dekat Tim Kompak yang identitasnya minta tak disebutkan, mengatakan pengganti M Su’udin opsinya tetap dari putra Pantura (Lamongan utara).
“Untuk pengganti Bapak Su’udin memang itu yangbmemutuskan Bapak Suhandoyo. Insha Allah jam 22.00 WIB nanti ada pertemuan dan diputuskan tokoh pengganti Pak Suudin. Yang jelas dan besar kemungkinannya tetap dari Pantura. Lebih spesifik, dari kader Muhammadiyah dan non birokrasi,” kata narasumber tersebut.
Kembali ke kinerja KPUD, pasca pleno penetapan Kesehatan Bacabup dan Bacawabup Lamongan, tahapan akan dilanjut pleno ulang daftar pemilih hasil pemutakhiran (DPHP) dan penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) di salah satu Kecamatan di Lamongan.
(DANAR SP)



