Berita Utama

Proyek Tol Gresik–Tuban Sudah Siap Dilanjutkan…! 

▪︎JATIM – POSMONEWS.com,-
Proyek Jalan Tol Trans Jawa  dirancang menghubungkan Gresik, Lamongan, hingga Tuban kembali menjadi sorotan publik. Setelah sempat dikabarkan akan dihentikan sementara akibat kebijakan moratorium proyek infrastruktur baru oleh Presiden Prabowo Subianto.

Sekarang muncul kabar angin segar bahwa proyek Jalan Tol Gresik–Lamongan–Tuban  akan dilanjutkan. Tol sepanjang 54,67 kilometer ini diharapkan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi wilayah serta meningkatkan konektivitas antar kabupaten di Jawa Timur.

Tak hanya mempercepat waktu tempuh antarwilayah, kehadiran tol ini juga digadang-gadang mampu menurunkan biaya logistik dan membuka peluang usaha baru di kawasan yang dilintasi.

Dengan total panjang 54,67 km, proyek ini diproyeksikan akan memerlukan lahan seluas 5,9 juta meter persegi dan menelan anggaran lebih dari Rp30 miliar.

Dalam perencanaannya, proyek ini akan melintasi 46 desa yang tersebar di 8 kecamatan di Kabupaten Lamongan. Berikut daftar lengkap desa-desa yang akan terdampak;

1. Kecamatan Pucuk
– Desa Cungkup
– Desa Ngambeg
– Desa Padenganploso

2. Kecamatan Turi
– Desa Tawangrejo
– Desa Tambakploso
– Desa Balun
– Desa Geger
– Desa Badurame
– Desa Karangwedoro
– Desa Turukeben
– Desa Kemlagigede
– Desa Gedungboyountung

3. Kecamatan Karanggeneng
– Desa Banjarmadu
– Desa Kalanganyar

4. Kecamatan Babat
– Desa Datinawong
– Desa Trepan
– Desa Kebalanpelang
– Desa Gembong
– Desa Kebalandono
– Desa Moropelang

5. Kecamatan Deket
– Desa Deket
– Desa Dinoyo
– Desa Tukerto
– Desa Babatagung
– Desa Dlanggu
– Desa Sidomulyo

6. Kecamatan Kalitengah
– Desa Pucangro

7. Kecamatan Glagah
– Desa Sudangan
– Desa Menganti
– Desa Began
– Desa Mendogo
– Desa Wangen
– Desa Bangkok

8. Kecamatan Sekaran
– Desa Manyar
– Desa Miru
– Desa Bulutengger
– Desa Bugel
– Desa Trosono
– Desa Latek

Sedangkan di wilayah Kabupaten Gresik yang bakal dilalui proyek Jalan Tol Gresik-Tuban;

1. Kecamatan Duduksampeyan
– Desa Wadaklor
– Desa Kramat
– Desa Kemudi

2. Kecamatan Manyar
– Desa Betoyokauman
– Desa Betoyoguci
– Desa Leran
– Desa Banyuwangi

Meski sempat mengalami ketidakpastian, sebagian besar warga yang tinggal di desa-desa tersebut menyambut baik kelanjutan proyek ini.

Mereka berharap pembangunan tol ini dapat meningkatkan nilai jual tanah, mempermudah akses transportasi, serta membuka peluang kerja dan usaha baru di sekitar jalur tol.

Namun di sisi lain, proyek ini juga membawa tantangan, seperti potensi dampak lingkungan, banjir, hingga kebutuhan pembangunan fasilitas penyeberangan untuk keselamatan warga.

Pemerintah berkomitmen akan melibatkan masyarakat dalam proses konsultasi publik dan pembebasan lahan, yang direncanakan dimulai pada tahun 2025, guna meminimalisir dampak sosial dan memastikan kelancaran pembangunan.▪︎[FEND]

Related Articles

Back to top button