Berita Utama

Kementerian PUPR Audit 21 Stadion, 8 Dinyatakan Layak

▪︎SOLO-POSMONEWS.COM,-
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), mulai melakukan audit sejumlah stadion di Tanah Air merespons permintaan Presiden Jokowi soal keselamatan dan keamanan penonton.

Selanjutnya, stadion yang digunakan untuk pertandingan Liga 1 tersebut jika tidak memenuhi ketentuan akan dilakukan renovasi.

“Semua yang diaudit ada 21 stadion, satu Stadion Kanjuruhan Malang. Itu akan kami renovasi, sekarang sedang didesain. Mudah-mudahan Desember bisa kami lelang,” kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono di Solo, Jawa Tengah.

Menurut dia, yang menjadi salah satu sorotan untuk Stadion Kanjuruhan adalah masalah pintu.

“Jadi kalau orang turun tangga tidak ada space untuk pintu. Begitu orang turun tangga langsung pintu,” tuturnya.

Lebih lanjut, Basuki mengatakan proses renovasi akan diprioritaskan untuk stadion yang memiliki banyak suporter. Pihaknya saat ini tengah menerjunkan tiga tim dari komite keandalan bangunan gedung untuk mengevaluasi stadion.

“Mungkin 2-3 minggu lagi mereka akan laporan, mana yang harus ditata, mana yang memenuhi, mana yang tidak, apa yang harus kami lakukan,” ucap Basuki, dalam keterangan pers.

Adapun salah satu stadion yang sudah direnovasi sehingga tidak perlu lagi diaudit adalah Stadion Manahan Solo.

Sementara itu, salah satu fokus renovasi stadion tersebut mencakup tempat duduk penonton yang sebagian belum single seat.

“Sekarang kan masih banyak yang duduk menerus, bukan single seat. Ini kami ganti dengan single seat, lebih aman,” ujarnya.

Salah satu indikator stadion yang memenuhi syarat keselamatan menurut Basuki adalah Stadion Gelora Bung Karno (GBK), termasuk tata letak pintu keluarnya.

“Di GBK dalam 15 menit 60.000 orang harus keluar dengan selamat. Itu dulu waktu kami renovasi GBK pada saat untuk ASEAN Games, itu indikatornya,” tuturnya.

Sehingga, agar bisa memenuhi indikator tersebut harus menambah sejumlah pintu dan lift yang direkomendasikan oleh ahli dari komite keandalan bangunan gedung.

▪︎Stadion yang Layak

Sementara itu Komisaris Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Juni Rachman, mengatakan sejauh ini hanya ada delapan stadion di Tanah Air yang layak menggelar pertandingan sepak bola profesional. Enam di antaranya merupakan venue Piala Dunia U-20 2023.

Kedelapan stadion tersebut, Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Jakabaring (Palembang), Si Jalak Harupat (Bandung), Manahan (Solo), Gelora Bung Tomo (Surabaya), Kapten I Wayan Dipta (Bali), Batakan (Balikpapan), dan Jatidiri (Semarang).

Delapan venue tersebut dinilai layak setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim Task Force (Satuan Tugas) transformasi sepak bola Indonesia. Namun, belum semua stadion di Indonesia selesai diaudit.

“Yang layak sekarang delapan stadion ya. Enam yang untuk Piala Dunia U-20 2023, dan dua lagi termasuk Batakan, terus Jatidiri,” ujar Juni Rahman, usai Owner Meeting dengan perwakilan 18 klub peserta di Hotel Sultan, Jakarta Pusat.

Masalah kelayakan stadion memang jadi sorotan pasca tragedi Kanjuruhan, 1 Oktober 2022 yang menyebabkan seratusan orang tewas dan luka-luka. Insiden itu terjadi usai laga Arema FC versus Persebaya Surabaya pada pekan ke-11 Liga 1 2022/2023.▪︎[FEND]

Related Articles

Back to top button