Darurat Bendung Kedungrejo Dikebut, Dukungan Air Irigasi
▪︎ OP3 BBWS Bengawan Solo Laksanakan Rapat Hasil Investigasi

▪︎ SURABAYA – POSMONEWS.com,-|
Pemerintah melalui Dinas PUSDA Jawa Timur bersama OP3 BBWS Bengawan Solo telah melaksanakan rapat hasil investigasi dan penyusunan skenario penanganan Bendung Kedungrejo pada Kamis, 9 April 2026 lalu di Ruang Rapat Korwil Madiun.
Rapat ini menjadi langkah cepat dan terkoordinasi dalam memastikan keberlanjutan layanan irigasi bagi masyarakat di Desa Wonoayu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, khususnya bagi lahan pertanian seluas 1.554 hektare yang tersebar di 18 desa.
Berdasarkan hasil investigasi, tim teknis telah mengidentifikasi penyebab kerusakan pada bendung dan langsung menindaklanjuti dengan langkah penanganan awal.
Pembersihan sisa reruntuhan bendung serta pembentukan alur sungai telah dilaksanakan guna menjaga aliran air tetap terkendali.
Selain itu, pemasangan sandbag pada intake juga dilakukan untuk mengatur debit air, sehingga saluran irigasi tetap berfungsi secara optimal, terutama dalam menghadapi kondisi musim hujan.
Saat ini, pemerintah tengah mengakselerasi penanganan darurat melalui pemasangan bronjong guna mengembalikan fungsi bendung secara bertahap.
Dukungan material dari Dinas PUSDA Jawa Timur serta tambahan alat berat dari BBWS Bengawan Solo terus dimobilisasi untuk mempercepat proses ini, dengan target penyelesaian dalam waktu dua minggu.
Berbagai langkah strategis juga disiapkan, termasuk optimalisasi aliran air ke saluran irigasi dan penyediaan pompa untuk alternatif suplai air.
Melalui kolaborasi ini, pemerintah memastikan kebutuhan air bagi petani tetap terpenuhi dan aktivitas pertanian dapat terus berjalan dengan baik.▪︎ (FEND)
#DinasPUSD
