Seminar ACE Malang Raya, Wali Kota Mendorong Engineer Makin Adaptif

▪︎ KOTA MALANG – POSMONEWS.com,-
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, membuka Seminar & Gathering Asosiasi Chief Engineer (ACE) Malang Raya yang diselenggarakan di Ballroom Ascent Premiere Hotel Malang, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini menegaskan peran strategis tenaga teknik dalam mendukung pembangunan Kota Malang sebagai kota tujuan wisata dan pendidikan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Malang, mengapresiasi konsistensi ACE dalam menghadirkan kegiatan yang berdampak. Wahyu menegaskan, peran chief engineer sangat vital dalam menjaga kualitas operasional dan keselamatan fasilitas.
“Peran para chief engineer sering kali tidak terlihat di depan, namun memiliki kontribusi besar dalam memastikan operasional fasilitas berjalan dengan baik, menjaga standar keselamatan, serta mendukung kenyamanan di berbagai sektor,” tegasnya.
Kota Malang sebagai kota pendidikan, pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki potensi yang sangat besar untuk terus tumbuh dan berkembang. Oleh karenanya, dibutuhkan dukungan infrastruktur yang tidak hanya memadai, tetapi juga dikelola dengan baik, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.
“Ini tidak hanya berdampak pada kenyamanan dan keamanan pengguna, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap citra Kota Malang di mata masyarakat dan para wisatawan,” lanjutnya.
Wahyu menyebutkan bahwa pengelolaan infrastruktur yang profesional menjadi salah satu kunci daya saing kota.
“Wajah sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisiknya, tetapi juga oleh bagaimana infrastruktur tersebut dikelola secara profesional, efisien dan berkelanjutan,” tutur Wahyu.
Selain itu, orang nomor satu di jajaran Pemkot Malang itu juga mendorong adaptasi teknologi dan inovasi.
“Kita dituntut mampu beradaptasi dengan berbagai inovasi, termasuk sistem digital, efisiensi energi, serta pengelolaan bangunan ramah lingkungan,” tutupnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Umum Pelaksana ACE Malang Raya, Dedi Setiawan menyebut kegiatan ini sebagai forum strategis bagi para profesional teknik. Kegiatan ini direncanakan menjadi ajang strategis untuk mempererat jejaring profesional sekaligus meningkatkan wawasan teknis.
“Kehadiran para profesional diharapkan menciptakan forum diskusi yang produktif dan kolaboratif dalam menghadapi perkembangan teknologi,” jelas Dedi.
Kegiatan ini juga didukung oleh puluhan vendor dari berbagai bidang seperti Mechanical, Electrical, Plumbing (MEP), building system, serta vendor pendukung lainnya. Para peserta pun dapat mengikuti pameran dan presentasi produk yang menampilkan inovasi serta solusi teknologi terkini untuk mendukung operasional gedung dan fasilitas industri.▪︎ (AHM/Ari)
