Awarding Ceremony SAK-RT Kab Malang Tahun 2025
▪︎Bupati Sanusi: Jadikan Lomba sebagai Kompetisi Sehat
▪︎MALANG – POSMONEWS.com,-
Jadikan lomba ini sebagai kompetisi sehat yang dapat memacu percepatan pembangunan di Kabupaten Malang. Hal ini disampaikan Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, MM. saat menghadiri acara Awarding Ceremony Lomba Solidaritas Aman Keluarga Rukun Tetangga (SAK-RT) Kabupaten Malang Tahun 2025 di Desa Sukoanyar RT 29 RW 09 Kecamatan Wajak, Kamis (16/10).
Turut hadir pada acara ini Anggota DPRD Komisi I Kabupaten Malang, Jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, seluruh Camat se Kabupaten Malang, serta Kepala Desa Sukoanyar Kecamatan Wajak.
Enam peraih juara Lomba SAK-RT Kabupaten Malang tahun 2025 tersebut yakni juara satu berhasil diraih oleh RT 29 RW 9 Desa Sukoanyar Kecamatan Wajak sebagai Juara 1, RT 3 RW 5 Desa Tirtomoyo Kecamatan Pakis sebagai Juara 2, RT 2 RW 1 Desa Purwodadi Kecamatan Tirtoyudo sebagai Juara 3, sedangkan Juara Harapan 1 diraih oleh RT 17 RE 2 Desa Majang Tengah Kecamatan Dampit, Juara Harapan 2 RT 4 RW 9 Dess Pelaosan Kecamatan Wonosari, Juara Harapan 3 RT 1 RW 7 Desa Bululawang Kecamatan Bululawang.
Bupati Malang dalam sambutannya menyampaikan bahwa Lomba SAK-RT ini menjadi salah satu program tahunan Pemerintah Kabupaten Malang yang dilaksanakan dalam rangka untuk membangun solidaritas dan kepedulian antar warga di lingkungan RT/RW.
“Lomba SAK-RT ini juga ajang untuk membina kerukunan serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan, kenyamanan, ketenteraman, dan kebersihan lingkungan,” tutur Bupati Malang.
Beberapa aspek pentingyang menjadi acuan dan indikator penilaian Lomba SAK-RT tahun ini antara lainKondisi keamanan, ketenteraman, ketertiban umum dan perlingkungan masyarakat;
Kebersihan lingkungan dengan pola pengelolaan sampah 3R; Kondisi kesehatan masyarakat dan ekonomi kreatif serta berkelompok; Pencegahan dan penanggulangan bahaya narkoba dengan program RT BERSINAR (Rukun Tetangga Bersih Narkoba; Pencegahan dan penanggulangan rokok ilegal; Pencegahan penyakit menular Tuberkulosis (TBC).
Lebih lanjut disampaikan oleh Bupati Malang bahwa Lomba SAK-RT yang dilaksanakan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Malang bersinergi dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Malang.
“Kolaborasi ini dalam rangka mengupayakan keamanan, kesehatan, dan juga kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang, melalui peningkatan partisipasi aktif masyarakat dari tingkat RT/RW, untuk bersama-sama membina tata kehidupan yang sehat, aman, nyaman, bebas narkoba, bebas rokok ilegal dan bebas penyakit Tuberkulosis (TBC),” jelas Bupati Malang.
Bupati Malang berharap Lomba SAK-RT ini dapat terus kita optimalkan bersama, dan terus mendapat dukungan positif dariseluruh Ketua RT/RW yang ada di Kabupaten Malang.
Kepada para pemenang Lomba SAK-RT tahun 2025 Bupati Malang menyampaikan apresiasi tinggi atas upaya dan kerja keras yang telah dilakukan.
“Mudah-mudahan hal ini dapat terus memacu semangat warga dalam mengupayakan keamanan, kelestarian, kebersihan, dan juga kesehatan masyarakat dan penghargaan ini menginspirasi seluruh Ketua RT/RW yang ada di wilayah Kabupaten Malang,” ucap Bupati Malang.
Diakhir sambutannya Bupati Malang berpesan bahwa lomba ini dapat dijadikan sebagai ajang sinergi dan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Malang beserta seluruh elemen hingga tingkat akar rumput dapat tetap terjaga, sehingga program pembangunan dapat berjalan dengan maksimal, dan mampu memberikan hasil yang optimal.
“Mudah-mudahan keberhasilan yang diperoleh dapat menjadi penyemangat bagi seluruh Ketua RT/RW di Kabupaten Malang, sehingga pada gilirannya kemajuan Kabupaten Malang dapat terwujud,” pungkas Bupati Malang.▪︎(AHM/Yus)
