Peringatan HUT 80 RI, Kab Malang Tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera”
▪︎MALANG – POSMONEWS.com,-
Dengan mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, Bupati Malang H. M. Sanusi, M. M., menjadi Inspektur Upacara pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI) bertempat di Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang, Minggu (17/8).
Hadir pada kesempatan yang sama Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Ketua DPRD Kabupaten Malang, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Malang, Jajaran Forkopimda Kabupaten Malang beserta Ibu, Para Komandan Satuan Militer, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Malang beserta Jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Malang, Para Pimpinan Instansi Vertikal di Kabupaten Malang, Ketua dan Sekretaris KPU dan Bawaslu Kabupaten Malang, Ketua Pepabri, LVRI, PP Polri, PPAU, PPAD, dan PPAL Kabupaten Malang, Tokoh Organisasi, Keagamaan, Kemasyarakatan, dan Kepemudaan, Pimpinan Perbankan, Rektor/Direktur Perguruan Tinggi serta Pimpinan Media.
Pada tanggal 17 Agustus, tepat delapan puluh tahun yang lalu, Bung Karno dan Bung Hatta memproklamasikan kemerdekaan.
Kemerdekaan itu bukan hadiah, melainkan buah dari perjuangan panjang yang dipenuhi pengorbanan jiwa, raga, dan harta dari para pahlawan.
Para pendahulu kita berjuang dengan satu tekad, Indonesia merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan MAKMUR. Prosesi Upacara dimulai sekitar pukul 07.45 WIB dan berlangsung dengan khidmat, terutama saat pengibaran Sang Merah Putih oleh Paskibra Kabupaten Malang tahun 2025, yang semakin sempurna dengan iringan lagu Indonesia Raya oleh 1 unit korps musik, menambah kesakralan momen tersebut.
Selain upacara, sebelumnya Pemkab Malang juga menggelar berbagai rangkaian acara HUT ke-80, seperti pengukuhan paskibra pada Jumat (15/8) malam.
Usai melaksanakan upacara Bupati Malang, Wakil Bupati Malang, serta Tamu VIP lainnya bersama-sama menyaksikan peringatan detik-detik kemerdekaan Republik Indonesia secara virtual. Kemudian berlanjut dengan melaksanakan tasyakuran peringatan HUT RI ke-80 kemerdekaan Republik Indonesia.
“Delapan puluh tahun telah kita jalani sebagai bangsa merdeka. Tentunya, kita patut bersyukur atas kemajuan yang telah dicapai. Namun, kita juga harus jujur dan mengakui, bahwa tantangan di depan kita semakin kompleks,” ungkap Bupati Malang dalam sambutannya.
Bumi Kanjuruhan ini dianugerahi dengan potensi yang begitu besar. Baik itu dari sektor pertanian, pariwisata, industri kreatif, hingga sumber daya manusia yang bila kita kelola dengan baik, akan membawa kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Oleh karena itu, momentum kemerdekaan ini harus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan sekadar perayaan, tetapi amanah yang menuntut kerja nyata. Kita harus meneladani semangat para pahlawan yang berkorban tanpa pamrih, serta mengedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau golongan.
Terlebih di tengah tantangan zaman ini, kita juga dihadapkan pada ujian persatuan. Perbedaan suku, agama, budaya, dan pandangan politik adalah kekayaan bangsa, bukan alasan untuk terpecah-belah. Mari kita rawat toleransi, saling menghargai, dan gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.
“Sebagai pejabat di Pemerintahan Kabupaten Malang, kita harus mengedepankan pelayanan terbaik bagi masyarakat sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara. Ini juga merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT dan penghargaan kepada para pejuang kemerdekaan yang telah berjuang untuk kemerdekaan dan kesejahteraan masyarakat. Mari kita perkuat persaudaraan, tingkatkan kepedulian sosial, dan bersama-sama membangun Kabupaten Malang menuju masa depan yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” tuturnya.
Bupati Malang memberikan beberapa penghargaan dan bantuan saat perayaan kemerdekaan RI ke-80. Bantuan tersebut meliputi CSR dari PT Bagong Dekaka Makmur berupa Arm Roll Truck diserahkan kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang untuk mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik, lalu bantuan Pendidikan senilai Rp. 1,4 juta dan KTP yang diserahkan kepada perwakilan Paskibra Kabupaten Malang tahun 2025 dan Simbolis Tanda Kehormatan Satya Lancana Karya Satya oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kabupaten Malang.
Selain memberikan penghargaan dan bantuan, Bupati Malang juga menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan sebagai Pemerintah Daerah Penyalur Dana Desa Tercepat tahun 2025.
Penghargaan ini diberikan oleh KPPN Malang dan menempatkan Kabupaten Malang di posisi ketiga secara nasional. Bupati Malang mengapresiasi kerja sama dan koordinasi yang solid antara Pemerintah Kabupaten Malang, KPPN Malang, dan seluruh pemerintah desa yang telah berkontribusi pada keberhasilan ini.▪︎(AHM/Day)