Berita

Bangkitkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kab Paser

▪︎MALANG – POSMONEWS.com,-
Untuk mendorong pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Paser Kalimantan, terus berinovasi.

Kabid Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ir. Ita Muetia Nirmala Wati, ST. mengatakan untuk membangkitkan sektor pariwisata di Paser serta pelaku UKM dan ekonomi kreatif lainnya saat diwawancarai di sela workshop di Malang. Jika wisata andalan yang sudah ada sekarang ini itu Gunung Boga, Disa sudah tertata fasilitas juga infrastrukturnya ke lokasi disamping wisata yang lainnya.

“Bahwa untuk percepatan pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif itu bisa lebih kita tingkatkan jika kita memiliki platform yaitu inovasi, adaptasi dan kolaborasi,” katanya dalam workshop secara yang digelar konunitas penggerak pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Malang, Kamis (21/11/2024).

Kabid Pariwisata dan ekonomi kreatif menyatakan, potensi yang ada di Kabupaten Paser harus ditingkatkan, sebab ada tiga fokus utama dari sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di akhir tahun dan awal tahun.

Pertama peningkata up-skilling serta re-skilling, kedua pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi melalui wisatawan domestik, nusantara dan terakhir program unggulan tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu.

“Seperti batik di Paser dan beberapa destinasi yang sudah ada disana perlu di dorong. Juga ada program-program dari pariwisata ini kita harapkan Kabupaten Paser juga dapat berpartisipasi,” paparnya.

Namun dalam pelaksanaanya ditekankan harus tetap menjaga kesehatan, kebersihan dan adat budaya setempat. Dengam begitu kreatifitas dan penyesuaian dengan kondisi saat ini harus tetap dilakukan.

Ita Muetia Nirmalawati mengatakan, diskusi dan workshop dilakukan untuk meminta masukan dalam peningkatan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Paser, Kalimantan.

“Kegiatan ini memang kita mengusulkan karena kita konsentrasi betul di pariwisata dan ekonomi kreatif. Harapannya sebetulnya ada sinkronisasi antara kebijakan pemerintah pusat dan daerah terhadap pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, serta menambahkan PAD,” ucapnya.

Tidak kalah penting, lanjut Muetia Nirmalawati, ialah mencari jalan keluar atau solusi berkenaan dengan ketentuan dalam mengelola dan menjalankan usaha dalam rangka menggali pendapatan pelaku usaha ekonomi kreatif itu sendiri.

“Paling tidak ada titik temu atau jalan tengah yang bisa kita ambil supaya wisata atau seperti tempat kuliner bisa dibuka, bermanfaat dan tidak sepi pengunjung selalu ramai kolaborasi dan event sangat penting termasuk publikasi media juga kita tekankan,” katanya.▪︎(AHM)

Related Articles

Back to top button