Dispendukcapil Gencarkan Program “Jebol Anduk”
▪︎Untuk Rekam Data Penduduk
▪︎MALANG – POSMONEWS.com,-
Dispendukcapil Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malang menggencarkan operasi Jemput Bola Administrasi Kependudukan (Jebol Anduk) ke beberapa kampung dan sekolah untuk memasifkan perekaman e-KTP penduduk.
Hari Setyabudi Kepala Dispendukcapil Kabupaten Malang mengatakan, meski digitalisasi e-KTP sudah bisa dilakukan secara online melalui aplikasi, ternyata masih ada warga masyarakat Malang yang belum menjangkau atau belum mendapatkan layanan tersebut.
“Mereka ini ada yang sudah sepuh/ lansia, sakit dan juga ada yang tidak sakit tapi memang tidak memiliki handphone yang tersambung internet,” kata Subiyanto Kabid PIAK pada wartawan, Minggu (22/9/2024).
Berdasarkan data inilah Dispendukcapil berinisiatif untuk menjemput bola (Jebol).
“Nah, yang belum tersentuh itulah yang kita sasar, karena kita sadar bahwa semua masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang sama, baik yang paham atau tidak paham, baik yang tua ataupun muda. Akhirnya, kita jemput bola kepada mereka-mereka ini,” lanjutnya.
Menurut Hari Setyabudi, jemput bola yang dilakukan itu dibagi menjadi dua, yaitu goes to school dan goes to kampung.
Bagi dia, goes to school ini penting dilakukan untuk membidik penduduk kabupaten Malang usia sekolah yang belum ber-KTP.
“Terkadang anak-anak yang sudah berusia 18 tahun masih enggan untuk melakukan perekaman e-KTP. Makanya, kita datangi mereka ke sekolah-sekolahnya,” ujarnya.
Sedangkan goes to kampung digunakan untuk melakukan perekaman E-KTP bagi mereka yang sakit, yang tidak bisa mengakses layanan Online dan menyasar warga yang sudah berusia senja tapi belum pernah melakukan perekaman E-KTP sebelumnya.
“Jadi, Pak Kades mengumpulkan beberapa warganya di balai RW, ada yang hanya 20 orang, ada yang 30 itu dikumpulkan, lalu kita datangi kampung-kampung itu dengan armada Jebol Anduk itu,” katanya.
Sebenarnya, lanjut dia, inovasi ini sudah ada sejak dulu, namun dulu masih belum masif karena armada Jebol Anduk milik Dispendukcapil hanya ada satu.
“Nah, kampung itu tentu tidak hanya perkampungan, tapi juga pelosok desa dan dusun, itu kampung juga,” katanya.
Hari Setyabudi menegaskan bahwa melalui berbagai program jemput bola ini, ia berharap seluruh masyarakat Kabupaten Malang dapat memiliki e-KTP dan terekam seluruhnya di Dispendukcapil melalui layanan Adminduk di Kabupaten Malang.
“Itulah tujuan dan harapan kita bersama,” pungkasnya.▪︎(AHM)
#https://posmonews.com

