Berita

Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Jurnalis di Surabaya

▪︎SURABAYA–POSMONEWS.COM,-
Beberapa hari lalu, Jumat (20/1) lima orang wartawan di Surabaya, diintimidasi hingga dikeroyok oleh belasan orang berpakaian preman, saat meliput penyegelan Diskotik Ibiza, di Surabaya, Jawa Timur. Dan sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Surabaya.

Tidak butuh waktu lama, Polisi mengungkap dan menangkap dua orang yang diduga pengeroyok dan pemukulan lima jurnalis di Surabaya. Kedua pelaku tersebut dibekuk disebuah lahan kosong di wilayah Surabaya Barat, Rabu, (25/1).

Penangkapan dua pelaku ini berdasarkan pemeriksaan sejumlah saksi dan korban, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi. Berdasarkan bukti dan keterangan itu, polisi melakukan profiling dan menemukan pelaku.

“Sudah kami amankan, dua orang termasuk mereka yang memukul pakai kursi dan helm (selain tangan kosong),” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana.

Mirzal memastikan akan memproses kasus ini dengan tegas dan terus melakukan pengembangan terhadap kemungkinan pelaku lainnya. Sementara itu, salah seorang korban M. Rofik mengapresiasi kinerja kepolisian Surabaya. Jurnalis lensa Indonesia berharap, agar kasus serupa di kota Surabaya tidak terjadi lagi.

“Terima kasih Pak Kapolda, Pak Kapolrestabes Surabaya, Kasatreskrim dan jajaran. Kami percaya, proses hukum ini berjalan pada orang yang tepat. Kami berharap tidak ada lagi aksi arogan dan premanisme oleh siapa pun kepada jurnalis, khususnya di Kota Surabaya,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, lima jurnalis Surabaya yang menjadi korban kekerasan saat melakukan peliputan penindakan/penyegelan tim DPM PTSP Provinsi Jatim dan Disbudpar Provinsi Jatim di diskotik Ibiza Club. Yakni M Rofik, jurnalis Lensaindonesia, Didik Suhartono, Pewarta Foto LKBN Antara, Anggadia Muhammad, jurnalis Beritajatim Firman Rachmanudin, jurnalis iNewsSurabaya.id dan Ali Masduki, pewarta foto iNewsSurabaya.id.▪︎[HAR]

Related Articles

Back to top button