Bupati Malang Tinjau Jalan Rabat dan SDN 4 Pondok Agung
▪︎MALANG – POSMONEWS.com,-
Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M menggelar kunjungan kerja ke sejumlah titik lokasi di Desa Pondok Agung, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Selasa (4/6) pagi.
Bupati Malang didampingi sejumlah OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang dan Camat Kasembon untuk meninjau pengerjaan perbaikan jalan utama Mendalan – Pondok Agung, dan kondisi SD Negeri 4 Pondok Agung yang beberapa unit gedungnya alami kerusakan pada bagian atapnya. Kunker dipungkasi dengan bertemu dan menyapa warga masyarakat Dusun Sukorejo Pondok Agung.
Bupati Malang mengawali kegiatan dengan pengecekan dua dari lima titik pekerjaan rabat jalan utama Mendalan Pondok Agung oleh Pemkab Malang tepatnya berada di wilayah Dusun Bocok Desa Pondok Agung.
Sementara pihak Kecamatan melaporkan masing-masing titik memiliki panjang jalan kurang lebih 87,5 meter (titik 1), 60 meter (titik 2), 400 meter (titik 3), 180 meter (titik 4) dan 300 meter (titik 5).
Sedangkan, satu pengerjaan rabat tambahan ada pada di jalan desa yang berada di wilayah Dusun Sukorejo kurleb dengan panjang 300 meter.
”Jalan ini akan kita selesaikan secara bertahap sesuai dengan volume pekerjaan, anggaran dan kemampuan. Selain itu jika dikerjakan secara total maka nanti akan menutup Jalan semuanya. Pengerjaan jalan dengan menggunakan APBD ini diharapkan pada akhir tahun ini selesai semua. Untuk sementara fokus pada pengerjaan jalan ini karena di wilayah Desa ini sementara itu, tidak ada kerusakan seperti jembatan,” jelas Bupati Malang saat diwawancarai awak media.
Pada titik kunjungan ke SDN 4 Pondok Agung yang atapnya mengalami kerusakkan total (roboh) akibat bangunan sudah cukup berusia. Bupati Malang menyebut perbaikan atas kerusakan gedung ini akan dilaksanakan dalam Tahun Anggaran pada APBD Tahun 2025 mendatang.
Sementara, saat bertemu warga masyarakat Dusun Sukorejo untuk kepentingan audensi dengan masyarakat terkait pertanahan di wilayahnya.
”Untuk kerusakkan pada atap gedung SDN 4 Pondok Agung 4 ini akan dilakukkan evaluasi, bisanya menjadi atau akan dibuat perencanaan di APBD Tahun 2025. Nanti akan diganti atapnya dan istilahnya disuntik beton bertulang. Umur bangunan SD ini sudah lama, sejak tahun 1979. Gedung ini awalnya memang tidak digunakan sebagai ruang kelas PBM, namun untuk kegiatan ruang ekstrakuler dan muatan lokal. Atap diketahui mulai roboh saat ada gempa pada awal bulan Ramadhan kemarin,” tegas Bupati Malang sebelum meninggalkan SDN 4 Pondok Agung.
▪︎[AHM/Dwi]
