Denkesyah 05.04.02 Mojokerto Beri Penyuluhan DB di Kodim 0812
▪︎LAMONGAN-POSMONEWS.COM,-
Prajurit Kodim 0812/Lamongan menerima penyuluhan kesehatan tentang perilaku hidup bersih dan sehat terkait maraknya penyakit Demam Berdarah (DBD) di musim penghujan sejak awal bulan Oktober 2022.
Penyuluhan yang dilakukan oleh oleh Tim Denkesyah 05.04.02 Mojokerto ini digelar di Aula Kadetsuwoko Kodim 0812/Lamongan, Senin (17/10/2022).
Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan dengan tujuan menciptakan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan agar tetap bersih sehingga terhindar dari penyakit Demam Berdarah (DBD) yang diikuti oleh seluruh prajurit TNI dan PNS Kodim 0812/Lamongan.
Dalam penyuluhan tersebut menampilkan pembicara kesehatan masalah penyakit Demam Berdarah (DBD) oleh Dr. Dani Anggara Terkait tentang Demam berdarah Dengue (DBD).
Dalam Hal ini Kepala Staf Kodim 0812 Lamongan, Mayor Chb Heroe Goettojo, mewakili Dandim 0812 Lamongan saat membuka kegiatan penyuluhan Demam Berdarah (DBD) menyampaikan ucapan terimakasih kepada Tim Denkesyah 05.04.02 Mojokerto telah bersedia memberikan penyuluhan kesehatan sangat bermanfaat bagi seluruh prajurit TNI dan PNS Kodim 0812/Lamongan.
“Oleh karena itu pada kesempatan yang baik ini marilah kita dengarkan dan simak bersama penyuluhan ini, agar kita dapat mengambil manfaatnya, baik bagi kita pribadi maupun bagi lingkungan keluarga dan masyarakat luas, apabila ada hal yang kurang jelas terhadap materi penyuluhan yang disampaikan, dapat ditanyakan langsung kepada pemberi materi sebagai narasumber pada acara tanya jawab,” tegasnya.
Dikatakan oleh Dr. Dani Anggara DBD merupakan penyakit tropis yang masih tinggi angka kejadiannya di dalam negeri, DBD masih menjadi ancaman cukup tinggi.
“Berkembang biaknya vector penyakit seperti nyamuk Aydes Aegypti penyebab terjadinya penyakit Demam Berdarah Dengue yang dimana nyamuk ini tergolong “eksklusif” dan sangat cepat penyebarannya seiring memasuki musim penghujan dengan intensitas tinggi dan terkadang cuaca yang tak menentu,” jelasnya.
Gejala yang timbul jika terpapar penyakit ini adalah seperti demam tinggi, sakit kepala, mual, muntah, tidak selera makan serta timbul bintik-bintik merah pada beberapa bagian tubuh. Jika hal ini terus berlanjut dan tidak diobati maka kerusakan dapat terjadi sampai ke pembuluh darah, pendarahan di gusi, hidung atau di bawah kulit. Jenis gejala ini bisa berlanjut hingga dapat menyebabkan kematian.
“Cara pengobatannya dengan mengkonsumsi cairan yang banyak, mengkonsumsi obat pereda demam, makan makanan sehat, serta istirahat yang cukup. Untuk kasus lebih parah, diharuskan dirawat inap di puskesmas atau rumah sakit,” jelas Dr. Dani Anggara yang memberikan penyuluhan.
Dalam penyuluhan ini juga dijelaskan tips atau cara pencegahan DBD yaitu dengan selalu mengenakan baju dan celana panjang, mengoleskan lotion anti nyamuk, tidur dalam kelambu serta membersihkan genangan air di sekitar rumah.**(DANAR SP)