Cegah DBD Koramil Karanggeneng Lakukan Fogging & Dikspektan di Wilayah Binaan
▪︎LAMONGAN-POSMONEWS.COM,-
Bulan April ini diprediksi sebagai musim pancaroba, yakni masa peralihan dari musim penghujan ke kemarau begitu pula sebaliknya, dengan cuaca yang tidak stabil cenderung ekstrim. Seperti di wilayah Lamongan misalnya curah hujan juga mulai berkurang, namun beberapa hari lalu tiba-tiba mendung dan hujan meski hanya tak begitu deras.
Kondisi alam ini membuat kelembaban suhu udara sangat tinggi, sehingga menjadi sarang bagi berbagai penyakit, salah satunya Demam Berdarah Dengue (DBD), salah satu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Dengue yang masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.
Nyamuk ini memiliki kebiasaan berbeda dibandingkan dengan nyamuk lainnya. Nyamuk ini lebih aktif pada pagi hingga sore hari dan bersarang di pohon, tanaman, dan air bersih.
Upaya preventif harus lebih dini dilakukan untuk mengantisipasi menyebarnya DBD. Kiat pencegahan dan deteksi tentang penyakit demam berdarah serta sebagai antisipasi penyebaran virus DBD inilah Babinsa Koramil 0812/15 Karanggeneng, Serda M Yunan melakukan Giat Penyemprotan Fooging dan Disinfektan di dusun Lego, desa Jagran, Kec. Karanggeneng Kab Lamongan. Minggu (17/04/2022).
Hal ini dilakukan Serda M Yunan sebagai langkah yang efektif, ibarat satu langkah kerja namun dua sasaran tercapai. Caranya mereka melakukan pencegahan sejak dini penyakit Demam berdarah dengue (DBD) dan pencegahan varian baru Omnicron, Babinsa dan tim relawan Fogging melakukan penyemprotan fooging dan cairan disinfektan di sekitaran Desa Jagran
Dalam pantauan media ini dapat kita lihat seperti yang dilakukan oleh Serda Yunan Babinsa Desa Jagran kecamatan Karanggeneng yang mana dalam pelaksanaanya Serda Yunan menyampaikan, Aksi ini dilakukan semata mata sebagai langkah pencegahan DBD dan Penyebaran Virus Covid-19.
”Saya sebagai Babinsa Desa Jagran selalu menghimbau kepada warga untuk selalu menjaga pola hidup sehat, dan selalu menjaga kebersihan lingkungan serta selalu lakukan 3 M,” tutur Serda Yunan
Babinsa Serda Yunan menambahkan, DBD dapat dicegah dengan melaksanakan penyemprotan disinfektan.
“Ya, kegiatan ini akan berlangsung secara terus menerus dari RW ke RW lain, mengingat perubahan musim yang tidak stabil dan juga pencegahan dikarenakan ada salah satu warga yang sudah terkena DBD.” imbuhnya.
**(DANAR SP)
