Konkab PGRI Kabupaten Malang

Konferensi Kabupaten (Konkab) PGRI Kabupaten Malang, masa bakti 2020-2025 mewujudkan PGRI sebagai organisasi profesi dan perannya dalam meningkatkan mutu pendidikan abad 21.
Dalam acara tersebut dihadiri
bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Malang, juga Ketua PGRI Jawa Timur, Rektor UNIKAMA.
Dalam sambutannya Ketua PGRI, Drs. Dwi Sucipto, SH. MPd. mengatakan bahwa Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, MM. dulunya mengajar di MAN Gondanglegi tahun 1998.”Pak bupati dulu juga pengurus Koperasi di sana,” katanya.
Dr. Ahmad Basarah, sebagai Wakil Ketua MPR-RI, secara virtual mengatakan dirinya sangat bangga bisa bicara dengan para pahlawan sebagai pendidik bangsa.”Sebagai Nawacipta ke 5 sebagai tanggungjawab saya bisa kontribusi pendidikan dan di rumah inspirasi saya di Karangploso Kabupaten Malang dalam PIP Rp 450 ribu pertahun untuk SD, sedangkan untuk SMP di Kalipare dan Donomulyo ada bantuan Rp. 25 juta. Bantuan lainnya dalam pendidikan,”katanya.
Diakhir sambutannya, dia menegaskan pada dasarnya semua anak didik ingin mengeyam pendidikan sebagai mana mestinya dan bertemu dengan tatap muka, tetapi dengan adanya pandemi Covid-19 menjadi terhalang,” tandasnya.
Sementa itu Ketua PGRI Jawa Timur, Dewan Kehormatan Pendidikan, Prof Sumadi mengatakan sekitar ada 20.000 guru di Kabupaten Malang, harap diperhatikan.
Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, MM. mengatakan bahwa PGRI sebagai wadah dunia pendidikan yang baik dari pendidikan.”Saya adalah guru di MAN Filial di Gondanglegi. Dengan mendidik anak-anaknya menjadi baik dan meningkatkan kwalitas dunia pendidikan yang lebih baik, disamping mutu pendidikan,” kstanya.
Bupati H.M. Sanusi, dirinya berharap agar GTT menjadi PNS.”Untuk honorer Diknas agar disamakan dengan Dinas lainnya seperti Bina Marga, biar setara di tahun 2021 mendatang,” tambahnya.
(Ahmad/Agus/Pri)

