Berita Utama

TA 2024 Ditjen SDA Bangun 23 Bendungan

▪︎Mendapatkan Pagu Rp 47,64 Triliun

▪︎JAKARTA-POSMONEWS.COM,-
Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mendapatkan pagu anggaran Tahun Anggaran (TA) sebesar Rp 47,64 triliun.

Jumlah ini terdiri program ketahanan SDA sebesar Rp 45,09 triliun, dan dukungan manajemen Rp 2,54 triliun. Hal ini sebagaimana diputuskan dalam Surat Menteri PUPR kepada Menteri Keuangan (Menkeu) dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Nomor KU0101-Mn/1721 tanggal 15 Agustus 2023 hal Penyesuaian Pagu Anggaran Kementerian PUPR TA 2024.

Menurut Dirketur Jenderal (Dirjen) SDA Kementerian PUPR, Bob Arthur Lombogia, Ditjen SDA Kementerian PUPR sebelumnya mendapatkan pagu indikatif sebesar Rp 32,66 triliun. Lalu, mendapatkan penyesuaian pagu indikatif senilai Rp 44 triliun. Namun, dalam pagu anggaran ditetapkan sebesar Rp 41,52 triliun hingga akhirnya menjadi Rp 47,64 triliun.

“Dengan alokasi pagu anggaran tersebut, target kinerja TA 2024 direncanakan sebagai berikut,” papar Bob dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR RI.

Pertama, Ditjen SDA Kementerian PUPR akan fokus menggunakan dana tersebut untuk pembangunan 23 bendungan. Jumlah ini terdiri 7 bendungan on-going masih berlanjut pada TA berikutnya, 1 bendungan baru, serta 15 bendungan on-going selesai TA 2024.

Kemudian, 4.000 pembangunan daerah irigasi, 38.000 hektare rehabilitasi jaringan irigasi, 7 embung, 2,5 meter kubik per detik, 58,5 kilometer pengendali banjir dan pengaman pantai, serta 21 juta meter kubik per detik pengendalian Lumpur Sidoarjo.

Bob Arthur Lombogia, mengungkapkan bahwa pihaknya akan membangun total 23 bendungan menggunakan pagu anggaran tahun 2024, alokasi pada pembangunan 23 infrastruktur air tersebut mencapai Rp 21,56 triliun dari total pagu anggaran yang diterima Ditjen SDA sebesar Rp 47,64 triliun.

“Dengan alokasi pagu anggaran tersebut, maka target kinerja tahun anggaran 2024 direncanakan membangun 23 bendungan yang terdiri dari tambahan 1 bendungan baru yaitu Pelosika (Sultra),” kata Bob dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dengan Komisi V DPR RI.

Lebih lanjut Bob merinci, dari 23 bendungan tersebut 15 di antaranya dilaporkan akan selesai pembangunannya pada 2024 mendatang. Di antaranya yakni bendungan Keureuto, Rukok dan Bangunan Pengarah Rukoh (Aceh), Tiga Dihaji (Sumsel, Leuwikeris (Jabar), Jlantah, Bener, Jragung (Jateng, dan Bagong (Jatim).

Kemudian, Bendungan Sidan (Bali), Meninting (NTB), Manikin (NTT), Marangkayu (Kaltim), Bulango Ulu (Gorontalo), Budong-Budong (Sulbar), serta Way Apu (Maluku).

“Adapun 7 bendungan on going yaitu bendungan Cibeet, Cijurey, Karangnongko, Cabean, Jenelata, Riam kiwa, Mbay,” jelasnya.

Di samping itu, alokasi anggaran senilai Rp 21,56 triliun untuk bidang Bendungan dan Danau juga diperuntukkan guna melakukan revitalisasi 4 danau yakni, Danau Teloko (Sumsel), Danau Tondano (Sulut), Danau Tempe (Sulsel), dan Danau Ayamaru (Papua).

Sementara itu, alokasi anggaran terbesar kedua dikucurkan pada operasi dan pemeliharaan sebesar Rp 7,08 triliun, pengendalian daya rusak Rp 6,09 triliun dan irigasi rawa Rp 4,17 triliun.

Selanjutnya, alokasi untuk pengadaan tanah Rp 3,20 triliun, dukungan manajemen Rp 2,55 triliun, air tanah dan air baku Rp 1,82 triliun dan dukungan teknis lainnya Rp 1,17 triliun.▪︎[FEND]

 

Related Articles

Back to top button