Hari Kedua Global Talent Day, Dimeriahkan Jalan Sehat
▪︎MALANG – POSMONEWS.com,-
Memasuki hari kedua pasca pembukaan kegiatan, Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M bersama Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, hadir mendampingi Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Dr. (H.C.) Drs. A. Muhaimin Iskandar, M.Si., beserta segenap jajaran Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia yang hadir secara langsung di Kabupaten Malang dalam rangkaian Global Talent Day.
Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Eks Kawedanan Singosari, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang berlangsung semarak dan diikuti oleh ribuan masyarakat pada Sabtu (9/8) pagi.
Kegiatan diawali dengan jalan sehat bersama masyarakat yang diketahui Cak Imin, sapaan akrab Menko PM, Bupati Malang dan Wabup Malang juga ikut menyelesaikan rute dari garis start di Pendopo Eks Kawedanan Singosari lanjut Jl Wijaya – Jl Ronggowuni – Jl Raya Tumapel – Jl Nasional Singosari Lawang – dan finish kembali Pendopo Eks Kawedanan Singosari dengan jarak tempuh kurang lebih sejauh 4 kilometer.
Kemudian, Global Talent Day dilanjutkan dengan Sharing Session dan talkshow bersama Cak Imin selaku Menko PM bersama sejumlah narasumber Eks-PMI Pembelajaran bekerja di industri internasional oleh Bapak Agus Sugiarto, Eks-PMI Berhasil menjadi talenta di kancah global oleh Bapak Maizidah Salas. Menko PM juga memberikan pengarahan dan dilanjut Diskusi/Tanya Jawab dengan peserta yang juga diselingi penampilan stand up comedy oleh Nopek Novian.
Cak Imin juga secara simbolis menyerahkan bantuan pelatihan bahasan Jepang kepada 5 Penerima dengan nilai bantuan masing-masing Rp 10 juta.
Sementara itu, acara kedua ini diikuti 700 peserta yang terdiri dari Kementerian/Lembaga Terkait, Pemerintah Kabupaten Malang, Calon Pekerja Migran Indonesia, Pengurus Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), Siswa/siswi sekolah vokasi, Eks- Pekerja Migran Indonesia dan Asosiasi Perusahaan Penempatan Pekerja Migran.
Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) menggulirkan program Perintis Berdaya, sebuah inisiatif lintas sektor untuk membangun SDM unggul dan siap bersaing secara global. Salah satu andalan program ini adalah Global Talent Day, yang digelar pada 8–9 Agustus 2025 di Kabupaten Malang.
Tentunya sebuah kebanggaan dan kebahagiaan bagi Kabupaten Malang untuk dapat menjadi bagian dari Perintis Berdaya, yakni sebuah ekosistem pemberdayaan ekonomi masyarakat yang diinisiasi oleh Kemenko Pemberdayaan Masyarakat sebagai pendekatan terintegrasi untuk mengentaskan kemiskinan melalui penguatan ekonomi.
Melalui salah satu pilarnya, yakni Berdaya Global, harapannya kegiatan hari ini mampu menjadi ruang positif untuk mempersiapkan talenta Kabupaten Malang agar siap bersaing di pasar kerja internasional, satu di antaranya melalui materi orientasi yang relevan secara keterampilan dan budaya, serta mendorong sistem yang adil, transparan, dan menjunjung tinggi perlindungan hak pekerja.
“Kegiatan hari ini menjadi wujud nyata dari semangat tersebut. Melalui Global Talent Day pada hari ini, kita menegaskan komitmen bahwa masyarakat Kabupaten Malang tidak hanya siap berdaya di level lokal dan nasional, tetapi juga siap tampil di tingkat global. Mengingat, Kabupaten Malang memiliki potensi SDM luar biasa, termasuk para Pekerja Migran Indonesia dari Kabupaten Malang, yang selama ini telah memberikan kontribusi besar, baik bagi keluarga, masyarakat, maupun daerah,” tegas Bupati Malang dalam sambutannya.
Pemerintah Kabupaten Malang terus mendorong terbangunnya ekosistem pemberdayaan SDM migran dan non-migran, diantaranya adalah Penguatan layanan informasi pasar kerja global yang transparan dan akuntabel, Fasilitasi pelatihan dan sertifikasi berbasis kebutuhan industri global dan Kolaborasi multipihak antara Pemerintah, sektor swasta, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
“Sehubungan dengan hal tersebut, mari kita jadikan Global Talent Day pada hari ini sebagai momentum kebangkitan talenta global dari Kabupaten Malang, yang tidak hanya mampu mencari peluang, akan tetapi juga mampu menciptakan peluang, sekaligus membawa nama baik daerah dan bangsa di mata dunia,” ujar Bupati Malang.
Sementara itu, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Dr. (H.C.) Drs. A. Muhaimin Iskandar, M.Si dalam sambutannya menyampaikan tekatnya dalam memperkuat perlindungan dan pemberdayaan pekerja migran, langkah pertama adalah memberikan pelayanan informasi yang akurat dan terpercaya agar para pekerja tidak salah dalam memilih peluang kerja di luar negeri.
“Kami akan konsolider kementerian-kementerian terkait agar informasi global talent pekerja di luar negeri ini betul-betul kita bikin lebih efektif, lebih tersedia, saring dan tidak membuat warga kita salah pilih,” ujarnya.
Langkah kedua, kata Cak Imin, adalah pemerintah akan memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas kementerian serta lembaga non-pemerintah untuk menyediakan pelatihan bahasa dan keterampilan yang sesuai kebutuhan para pekerja migran.
“Langkah ketiga adalah membangun Migran Center di Malang, bekerja sama dengan perguruan tinggi setempat, yang berfungsi sebagai pusat riset, advokasi, dan pemberdayaan pekerja migran secara sistematis dari hulu ke hilir,” tegas Cak Imin.
Cak Imin berharap langkah-langkah ini bisa mewujudkan Malang sebagai pusat global talent pekerja migran yang membanggakan bagi Jawa Timur dan Indonesia secara keseluruhan. “Saatnya kita bekerja lebih terukur, sistematis, dan tidak sporadis,” pungkasnya.▪︎(AHM/Dhe)

