Berita

Damkar Kota Malang Bekali Relawan Pencegahan Kebakaran

▪︎ KOTA MALANG – POSMONEWS.COM,-
Kesadaran dan keterampilan menghadapi bencana kebakaran menjadi hal penting yang harus dimiliki masyarakat. Hal ini ditegaskan oleh Kepala UPT Damkar Kota Malang, Pandu Rizki Darmawan, dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran bagi masyarakat dan relawan damkar Kota Malang di Grha Purva Praja Kota Malang, Minggu (7/6/2026).

Pada kesempatan tersebut, Pandu memberikan pembekalan kepada peserta dengan materi yang komprehensif, mulai dari pengenalan teori dasar api, klasifikasi kebakaran, hingga teknik penanganan taktis di lapangan.

“Api memiliki dua sisi yang kontradiktif. Api bisa menjadi kawan yang membantu aktivitas kita, namun juga bisa berubah menjadi lawan yang destruktif. Oleh karena itu, pemahaman mengenai Segitiga Api (Fire Triangle) yang melibatkan unsur bahan bakar, panas, dan oksigen sangat penting sebagai dasar melakukan pemadaman,” jelasnya.

Pandu mengingatkan bahaya fatal dari asap kebakaran, khususnya gas Carbon Monoxide (CO) dan Carbon Dioxide (CO2) yang bersifat racun dan menjadi penyebab utama kematian pada peristiwa kebakaran karena mengikat hemoglobin darah.

Para relawan juga dibekali dengan edukasi mengenai penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Pandu menekankan pentingnya menguasai metode PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep) dalam mengoperasikan APAR, serta memahami syarat penempatan APAR yang ideal agar selalu siap digunakan saat terjadi situasi darurat.

Selain APAR, masyarakat juga diimbau untuk menggunakan alat pemadam api tradisional, seperti air, pasir, dan karung goni.

“Sesuai prinsip kita, ‘Lebih baik disiapkan namun tidak terpakai, daripada dipakai namun tidak disiapkan’. Relawan adalah pilar penting dalam deteksi dini dan penanganan awal kebakaran di lingkungan masyarakat,” tuturnya.

Lebih jauh Pandu menjelaskan tugas pokok Damkar yang tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga meliputi pencegahan, pengendalian, penyelamatan (rescue), penanganan bahan berbahaya dan beracun (B3), serta pemberdayaan masyarakat seperti yang dilakukan melalui peran relawan ini.

Ia pun berpesan dan mengimbau para relawan untuk tetap tenang dan tidak panik jika menemui kebakaran kecil, serta segera memutus aliran listrik maupun gas guna meminimalisir risiko.

Namun, jika api sudah tidak terkendali, diharapkan relawan untuk mengutamakan keselamatan jiwa, melakukan evakuasi, dan segera menghubungi Ngalam Command Center (NCC) 112 atau Call Center Damkar Kota Malang 0341 – 362222 / 0823-3355-5776.
▪︎(AHM/Ari)

Related Articles

Back to top button