Berita Utama

BBPJN Jatim-Bali segera Bangun Jembatan Gondang I Tulungagung

▪︎ TULUNGAGUNG – POSMONEWS.com,-
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN Jawa Timur-Bali) segera membangun Jembatan Gondang I di ruas Jalan Nasional Tulungagung – Trenggalek. Selama perbaikan jembatan, dilakukan penutupan total jalan nasional hingga Desember 2026.

Seperti diketahui Jembatan Gondang I merupakan penghubung Desa Ngrendeng dan Desa Bendungan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, bakal dibongkar dan diganti dengan bangunan baru.

Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung, Panji Putranto, mengatakan pihaknya telah menerima surat pemberitahuan dari BPJN Satker Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II Jawa Timur terkait rencana proyek tersebut.

“Intinya pihak balai akan melaksanakan penggantian Jembatan Gondang I yang ada di Jalan Nasional Kecamatan Gondang,” ujar Panji.

Dalam surat tersebut dijelaskan, proses pengerjaan proyek diperkirakan berlangsung hingga Desember 2026. Namun hingga kini jadwal pasti dimulainya proyek masih belum ditentukan.

Sebelum pelaksanaan, akan digelar rapat koordinasi bersama Polres Tulungagung, Polres Trenggalek, serta Dinas Perhubungan Trenggalek untuk membahas rekayasa lalu lintas selama penutupan jembatan.

Menurut Panji, rekayasa lalu lintas perlu dibahas secara matang karena melibatkan dua wilayah kabupaten di jalur nasional Tulungagung–Trenggalek.

“Selama proses penutupan jembatan akan dilakukan rekayasa lalu lintas. Ini yang perlu dirapatkan karena melibatkan dua wilayah,” jelasnya.

Satker Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II Jawa Timur disebut telah menawarkan tiga opsi rekayasa lalu lintas. Kepastian skema yang digunakan nantinya akan diputuskan melalui Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Sementara itu, papan proyek penggantian Jembatan Gondang I telah terpasang di lokasi. Proyek tersebut mencakup penggantian Jembatan Gondang I dan Kaliombo I dengan nilai anggaran sekitar Rp15,983 miliar yang bersumber dari APBN 2026.

Kontrak proyek dimulai sejak 16 April 2026 dengan masa pengerjaan selama 240 hari kalender. Proyek dikerjakan oleh PT Permata Alam Sakti, dengan konsultan supervisi PT Gunung Giri Engineering Consultant KSO dan PT Mitrapacific Consulindo International KSO.▪︎ (FEND)

Related Articles

Back to top button