PERJUANGAN MELELAHKAN BERUJUNG PENGHARGAAN
▪︎Cikal Bakal Berdirinya Masjid MTsN 1 Kediri
▪︎KEDIRI-POSMONEWS.COM,-
DAHULU kala masih bernama MTsN Model Pare, sejatinya sudah ada dua Musala di dalam lingkungan sekolah. Sayangnya kapasitasnya tidak mampu menampung jumlah siswa. Hingga akhirnya merujuk kesepakatan dengan Pengurus Komite Sekolah, dibangunlah masjid yang representatif.
Tiga tahun silam, nama MTsN Model Pare berganti menjadi MTsN 1 Kediri. Tampuk pimpinan (Jabatan Kepala Sekolah, red) pun berpindah dari Drs. H. Jamiludin, MPdI. kepada Drs. H. Moh. Maksun, MPdI.
Nah, Kepala Sekolah baru sejurus berkoordinasi dengan Komite Sekolah diketuai Drs. H. Masykur Lukman, SH, MSi, MPdI. skala prioritasnya terkait pembangunan masjid.
Rutinitas koordinasi intens antara pihak sekolah dengan Komite Sekolah dilakukan berkesinambungan tanpa kenal lelah. Demi kenyamanan beribadah di sela kesibukan aktifitas formal.
Entah kebetulan atau memang Hidayah Sang Khalig, suatu ketika pemilik tanah tepat berada di belakang MTsN 1, datang berikut menawarkan tanah.
Bak gayung bersambut. Satu sisi pihak sekolah sangat membutuhkan lahan dimaksud. Setelah nego sederhana proses peralihan tanah rampung, tak terkendala apapun.
Langkah serius pun dilakukan. Masalahnya, pembangunan masjid di lahan baru tersebut membutuhkan dana yang tidak sedikit.
“Atas petunjuk serta ijin Yang Maha Tahu, Allah SWT, sy dipertemukan dengan teman kontraktor, namanya H. Sulik Anam, ST,” tutur H. Masykur Lukman.
Ketua Komite Sekolah yang juga Anggota Fraksi PKB DPRD Kediri ini selanjutnya berkisah. Soal semangat perjuangan awal terbangunnya masjid.
“Alhamdulillah kontraktor bersedia mendanai (nalangi) hingga rampung. Dalam MoU disepakati dana keseluruhan mencapai 2,6 miliar. Masa pengerjaan 3 tahun. Pembayaran (lunas) hingga 4 tahun,” imbuh H. Masykur.
Dikisahkan pula, berkat partisipasi semua pihak, pihak sekolah, Komite Sekolah dan wali siswa, target dana yang dibutuhkan terpenuhi.
“Alhamdulillah, tertanggal 22 Desember 2022 lalu proses pembangunan Masjid MTsN 1 Kediri rampung. Dan, Insyaallah direncanakan bulan Maret 2023 mendatang, akan diresmikan oleh Kakanwil Kemenag Jawa Timur, DR. Husnul Maram,” ucap H. Masykur bangga.
▪︎Penghargaan Menteri Agama
Atas perjuangan melelahkan Masjid NTsN 1 Kediri yang diberi nama Masjid Al-Maskuriyyah itu, tentu saja membuat seluruh komponen sekolah bangga.
Paling tidak, mengingat kapasitas tampungnya dipastikan mampu menampung seluruh siswa, ke depan bisa dimanfaatkan siswa-siswa berikutnya.
Bangganya lagi, atas semuanya itu, prestasi tersebut mendapatkan apresiasi dari Menteri Agama RI Yaqul Cholil Qoumas. Kategorinya, “Menyediakan Pelayanan Umat Beragama Melalui Hibah Tanah untuk Pembangunan Tempat Ibadah”.
“Selasa tanggal 2 Januari 2023 lalu, mewakili MTsN 1 Kediri, saya berkesempatan menerima Penghargaan Menteri Agama dari DR. Husnul Maram, bertempat di Kantor Kanwil Kemenag Jawa Timur,” pungkas H. Masykur. ▪︎(Hayan Chandra)


