Perkuat Ketahanan Air, Dewan SDA Jatim Rumuskan 5 Rekomendasi Strategis
▪︎ Menggelar Sidang Pleno I Tahun 2026

▪︎ SURABAYA – POSMONEWS.com,-
Dewan Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur menggelar Sidang Pleno I Tahun 2026 sebagai langkah konkret dalam mengoptimalkan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di wilayah tersebut. Berlangsung di Aula Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur, Selasa (28/4/2026) lalu, forum tertinggi ini menghadirkan kolaborasi intensif antara anggota unsur pemerintah dan non-pemerintah.
Sinergi lintas sektor ini bertujuan untuk membedah kompleksitas isu air serta merumuskan solusi integratif terhadap tantangan hidrologis yang semakin dinamis di Jawa Timur.
Sidang diawali dengan pemaparan komprehensif dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur terkait dinamika regulasi tata kelola kehutanan, serta paparan Balai Perhutanan Sosial Yogyakarta mengenai Pengelolaan Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK).
Integrasi antara sektor kehutanan dan sumber daya air dipandang sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas debit serta kualitas air baku di wilayah hilir.
Pendekatan berbasis perhutanan sosial yang dipaparkan menjadi sorotan penting sebagai instrumen perlindungan kawasan resapan air hulu melalui keterlibatan aktif masyarakat lokal.
Pertemuan strategis ini berhasil melahirkan lima rekomendasi utama yang akan menjadi pedoman aksi kedepan, meliputi penyusunan pedoman dan penghitungan nilai Indeks Ketahanan Air (IKtA) Jatim serta sinkronisasi kebijakan melalui matriks tindak lanjut Pergub Nomor 1 Tahun 2024.
Selain itu, Dewan SDA Jatim memberikan perhatian serius terhadap pengendalian alih fungsi lahan, pengetatan monitoring evaluasi perizinan sumur bor air tanah, hingga percepatan penanganan sampah di badan air.
Kelima rekomendasi ini diharapkan mampu menjadi blue print yang kuat dalam menjamin kedaulatan air dan keberlanjutan ekosistem di seluruh wilayah Jawa Timur.▪︎ (FEND)
#DinasPUSDA