REHABILITASI JEMBATAN JUNJUNG DITARGETKAN TUNTAS AKHIR 2026
▪︎ Nilai Kontrak Pekerjaan Mencapai Rp 7,1 Miliar

▪︎ JATIM – POSMONEWS.com,-
Rehabilitasi Jembatan Junjung Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, ditargetkan tuntas akhir 2026, tepatnya sebelum November, dengan anggaran APBD sekitar Rp 7,2 miliar.
Proyek yang dimulai April 2026 ini menggunakan desain baru balok gerber tanpa pilar tengah untuk memperkuat ketahanan terhadap banjir. Pengerjaan fisik ditargetkan selesai dalam tujuh bulan.
Plt Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung, Ahmad Rifai Sodik, mengatakan proses lelang proyek Jembatan Junjung telah selesai dan saat ini tinggal menunggu kelengkapan administrasi dari pemenang lelang sebelum penandatanganan kontrak kerja.
Seperti diketahui Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menyebutkan rehabilitasi atau pembangunan kembali Jembatan Junjung Desa Junjung telah dilelang dengan nilai pekerjaan Rp 7,5 miliar, proyek itu bisa dirampungkan pada Desember 2026.
“Kami masih menunggu pemenang lelang menyerahkan jaminan pelaksanaan sebesar lima persen dari nilai kontrak sebelum dilakukan penandatanganan,” kata Sodik.
Sodik menjelaskan nilai kontrak pekerjaan mencapai sekitar Rp 7,1 miliar, dengan rencana pembangunan ulang jembatan menggunakan konstruksi balok gerber yang dinilai lebih kuat dan tahan lama.
Menurut Sodik, pengerjaan proyek dijadwalkan mulai Mei 2026 dengan durasi sekitar tujuh bulan.
“Target pengerjaan tujuh bulan, sehingga diharapkan selesai pada Desember 2026 dan dapat difungsikan kembali secara optimal,” ujarnya.
Selain Jembatan Junjung, Pemkab Tulungagung juga menjadwalkan perbaikan jembatan di Kecamatan Pakel dengan anggaran sekitar Rp 900 juta.
Proyek di Pakel diperkirakan memiliki durasi pengerjaan lebih singkat, yakni sekitar empat bulan, karena skala pekerjaan lebih kecil.
“Total ada dua proyek perbaikan jembatan tahun ini, yakni di Junjung dan Pakel,” katanya.▪︎ (FEND)
