Berita

Pemberangkatkan Jamaah Haji Kloter 15 dan 16, Ini Pesan Bupati Malang

▪︎ MALANG – POSMONEWS.com,-
Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., didampingi Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, secara resmi memberangkatkan Jamaah Haji Kabupaten Malang Tahun 1447 Hijriah / 2026 Masehi yang tergabung dalam Kloter 15 dan Kloter 16, Sabtu (25/4) pagi di Pintu Tol Karanglo–Singosari, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Dalam sambutannya, Bupati Malang menyampaikan bahwa ibadah haji merupakan panggilan suci yang tidak semua orang memperoleh kesempatan untuk menunaikannya. Oleh karena itu, keberangkatan jamaah pada hari ini merupakan nikmat sekaligus amanah besar yang patut disyukuri dengan penuh keikhlasan.

“Menunaikan ibadah haji adalah panggilan mulia. Tidak semua orang mendapatkan kesempatan ini. Maka dari itu, keberangkatan panjenengan semua hari ini merupakan nikmat sekaligus amanah yang harus disyukuri dan dijalani dengan penuh keikhlasan,” tutur Bupati Malang.

Lebih lanjut, Bupati Malang menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Malang bersama seluruh pihak terkait telah berupaya maksimal dalam memberikan pelayanan terbaik demi kelancaran proses pemberangkatan jamaah.

Ia juga memastikan bahwa pemerintah berkomitmen untuk tidak membebani jamaah, termasuk dengan menjaga agar tidak terjadi kenaikan biaya penerbangan yang memberatkan.

“Kami telah berupaya memberikan pelayanan terbaik agar seluruh proses pemberangkatan berjalan lancar. Pemerintah juga berkomitmen agar jamaah tidak terbebani, termasuk memastikan tidak adanya kenaikan biaya penerbangan yang memberatkan,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Malang juga mengimbau kepada seluruh jamaah untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan selama perjalanan maupun saat menjalankan ibadah di Tanah Suci. Jamaah diminta untuk menjaga kondisi kesehatan, mematuhi arahan petugas, serta saling tolong-menolong antar sesama.

Selain itu, Bupati Malang turut menitipkan pesan agar seluruh jamaah dapat menjaga sikap dan perilaku selama berada di Tanah Suci, sehingga mampu mencerminkan akhlak mulia serta menjaga nama baik Kabupaten Malang di kancah internasional.

“Manfaatkan kesempatan yang sangat berharga ini untuk beribadah dengan khusyuk, memperbanyak doa, serta memohon keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, dan juga bagi kemajuan Kabupaten Malang yang kita cintai,” pungkasnya.▪︎ (AHM/Dhe)

Related Articles

Back to top button