Optimalkan Tampungan 1,6 Juta M3, Percepat Irigasi Embung Sukodono
▪︎ BBWS Bengawan Solo telah Menuntaskan Kajian Teknis

- ▪︎ SURABAYA – POSMONEWS.com,-
Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan langkah strategis untuk mempercepat optimalisasi Embung Sukodono di Kabupaten Gresik melalui koordinasi intensif dan peninjauan lapangan.
Langkah ini diambil guna memastikan kapasitas tampungan sebesar 1,6 juta m^3 dapat berfungsi maksimal dalam melayani kebutuhan air baku 30 lt/dt serta mengairi lahan irigasi seluas 2.233 hektare yang melingkupi sembilan desa, mulai dari Desa Surowiti hingga Desa Wotan.
Merespons adanya longsoran pada dinding embung yang menghambat efektivitas daya tampung, BBWS Bengawan Solo telah menuntaskan kajian teknis dan mengusulkan perbaikan fisik melalui APBN Perubahan 2026.
Sejalan dengan upaya tersebut, pembangunan jaringan irigasi sekunder menggunakan sistem perpipaan ke desa-desa pemanfaat akan segera dilaksanakan setelah Pemerintah Kabupaten Gresik merampungkan proses pembebasan lahan sebanyak 45 bidang.
Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat distribusi air hingga ke lahan-lahan pertanian yang membutuhkan.
Selain penguatan infrastruktur, pemerintah juga mematangkan aspek legalitas lingkungan melalui penyusunan dokumen AMDAL tipe C di bawah kewenangan Pemerintah Kabupaten Gresik.
Untuk memastikan keberlanjutan distribusi air, pemerintah daerah juga telah menyiapkan dukungan anggaran untuk biaya operasional pompa secara rutin.
Terkait rencana pemanfaatan air sebesar 10% dari total tampungan oleh pihak swasta, pemerintah memastikan koordinasi tetap dilakukan secara ketat agar kebutuhan utama masyarakat dan petani tetap menjadi prioritas utama dalam pengelolaan Embung Sukodono.
▪︎ (FEND)
