Kecewakan Come Backnya Penonton, Persela Draw Lawan Persekat Tegal

▪︎ LAMONGAN – POSMONEWS.COM,-
Atmosfer dan euforia suporter fanatik Persela Lamongan, ternyata hanya membiaskan kekecewaan ketika dukungan untuk menang di laga persahabatan lawan Persekat Tegal.
Hasil draw (0-0) tak cukup menghibur hati suporter fanatik Persela yang berharap jagoannya memberi nilai sepadan. Ketika mereka melepas rindu, kembali duduk di kursi tribun , atau menapakan kaki, bahkan harus berdiri dan mengumandangkan yel-yel serta nyanyian pemantik semangat.
Ya, malam itu Stadion Surajaya menjadi saksi pertamakalinya para fans fanatik Persela Lamongan bisa menonton langsung untuk mendukung jagoannya. Sayang Persela harus ditahan imbang 0-0 saat menjamu Persekat Tegal dalam laga persahabatan, Sabtu malam (14/3).
Melawan klub papan bawah di grup 1 Liga Championship, Laskar Joko Tingkir gagal memberikan kado kemenangan kepada ribuan LA Mania yang hadir secara langsung. Hasil ini membuat kekecewaan dan kritik kinerja para pelatih Tim Jaka Tingkir itu.
Masih unggul dari data klasemen sementara di masing-masing grup kancah Liga Championship Persela berada di posisi keenam grup 2 dengan 30 poin. Adapun, Persekat berada di posisi ke-9 di grup 1 dengan 22 poin.
Namun sepakbola bukan yang nampak dari hitungan di atas kertas. Keuntungan main di kandang serta stadion mewah dan dukungan suporter fanatik masih belum jadi jaminan memenangkan pertandingan.
Hasil yang kurang maksimal dan tidak sesuai harapan fans berat Persela, membuat pelatih Bima Sakti meminta maaf.
”Hasil (seri 0-0) memang tidak maksimal, tetapi performa tim ada peningkatan,” tutur Head Coach Persela Bima Sakti saat post match press conference dengan awak media.
Bicara teknis itu, tidak bisa langsung bisa diterima oleh ribuan L.A Mania dan Curva Boys yang datang secara langsung. Kadang yang diinginkan suporter hanya satu, yakni kemenangan. Alih-alih mengobati kerinduan dan berharap kemenangan, namun harus memendam kekecewaan.
Padahal di realita pertandingan Persela Lamongan yang dikomandani Hendro Siswanto ini bermain tidaklah jelek, mendominasi permainan dan beberapa kali menciptakan peluang. Namun kurang grengnya barisan depan, banyak peluang emas itu sia-sia. Gagal dikonversikan menjadi gol.
Sebaliknya permainan Persekat pun tidaklah buruk. Mereka bisa mengimbangi permainan Tim Jaka Tingkir. Beberapa kali serangan Tim yang berjuluk Laskar Ki Gede Sebayu itu sempat mengancam daerah pertahanan Persela. Namun solidnya lini belakang Persela, upaya tim tamu ini juga kandas. Babak pertama berakhir dengan skor seri, 0-0.
Di babak kedua sedikit berubah, saat coach Bima Sakti menurunkan beberapa amunisi baru. Namun lagi-lagi penyelesaian akhir yang kurang maksimal, ujungnya tak ada gol yang tercipta. Skor tetap kacamata (0-0) hingga peluit panjang wasit Agung Setiawan mengakhiri laga ujicoba itu.
Dengan hasil seri ini, pertemuan antara Persela Lamongan dan Persekat Tegal memiliki rekor yang cukup seimbang. Data rincian hasil pertemuan (head-to-head) Persela vs Persekat, mereka saling mengalahkan di kandang masing-masing.
Namun pada laga uji coba pra musim, (18/8/2024) di stadion Surajaya, Persela Lamongan Kalah dengan skor 0-1 atas Persekat Tegal. Sedangkan laga ujicoba terkini (14/3/2026) mereka harus berbagi angka sama. Artinya Jaka Tingkir masih berhutang, dan belum bisa membalas kekalahan atas Laskar Ki Gede Sebayu itu.▪︎[DANAR SP]


