Berita

Evaluasi Kota Sehat 2025, Siapkan Langkah Peningkatan Capaian

▪︎ KOTA MALANG – POSMONEWS.com,-
Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar Penguatan Kegiatan dan Evaluasi Penilaian Kota Sehat Tahun 2025 di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan ini dilakukan untuk mengevaluasi hasil penyelenggaraan Kota Sehat tahun 2025 sekaligus menentukan strategi pelaksanaan tahun 2026–2027 guna meningkatkan capaian kinerja.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, menegaskan bahwa Malang Kota Sehat bertujuan mewujudkan Kota Malang yang bersih, nyaman, aman, dan sehat untuk dihuni masyarakat secara berkesinambungan.

Menurutnya, komitmen tersebut telah tercermin dalam visi, misi, serta Dasa Bakti Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang.

“Kota Sehat bukan hanya soal meraih penghargaan, tetapi bagaimana kita memastikan masyarakat benar-benar merasakan lingkungan yang bersih, aman, nyaman, dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Ini adalah kerja bersama yang harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan,” jelas Erik.

Ia menambahkan bahwa kesehatan merupakan salah satu faktor utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menjadi indikator penting dalam pembangunan berkelanjutan di tingkat daerah. Karena itu, pemerintah daerah perlu menjalankan program secara terpadu dan berkesinambungan.

“Salah satu upaya strategis yang kita lakukan adalah melalui Program Kota Sehat. Pelaksanaannya harus berbasis kolaborasi, tidak bisa hanya pemerintah saja. Kita sudah menerapkan prinsip hexahelix dengan melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media,” imbuhnya.

Pada tahun 2025, indikator Program Kota Sehat menggunakan indikator baru sesuai draf Peraturan Presiden dengan sembilan tatanan, yakni tatanan kehidupan masyarakat sehat mandiri, tatanan permukiman dan fasilitas umum, tatanan satuan pendidikan, tatanan pasar, tatanan perkantoran dan perindustrian, tatanan pariwisata, tatanan transportasi dan tertib lalu lintas jalan, tatanan perlindungan sosial, serta tatanan pencegahan dan pengendalian bencana.

Erik pun mendorong seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk melakukan perbaikan strategi dalam penyelenggaraan Kota Sehat tahun 2026–2027.

“Kita harus melakukan evaluasi secara jujur dan menyeluruh. Dari situ kita perkuat strategi agar capaian Kota Sehat Kota Malang ke depan semakin meningkat, baik dari sisi kualitas implementasi maupun penghargaan yang diraih,” pungkasnya. ▪︎(Yul/AHM)

Related Articles

Back to top button