Berita Utama

KemenPU Anggarkan 900 Miliar Pulihkan Fasilitas Umum Rusak

▪︎JAKARTA – POSMONEWS.com,-
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menganggarkan dana mencapai Rp 900 miliar untuk pemulihan fasilitas umum terdampak, pascaaksi penyampaian pendapat.

Program pemulihan ditargetkan selesai dalam enam bulan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan pendataan kerusakan sudah rampung dan dibahas dalam rapat terbatas bersama Presiden. Ia menyebut terdapat tiga kategori kerusakan yakni, ringan, sedang, dan berat yang akan ditangani sesuai skala prioritas.

“Kalau ringan, kurang dari satu minggu harus sudah selesai, misalnya kaca-kaca pecah. Kalau sedang, mungkin bisa 3-4 bulan, dan kalau susah sampai berat, ya mungkin sekitar 6 bulanan,” ucap Dody saat meninjau kerusakan Gerbang Tol Pejompongan.

Menteri Dody memastikan fasilitas publik yang langsung digunakan masyarakat menjadi prioritas, seperti jalan tol, halte, hingga kantor pemerintahan.

“Diutamakan di Jakarta dulu sebagai pusat pemerintahan, lalu menyusul daerah-daerah,” ujarnya.

Menurut Menteri Dody, langkah cepat ini diharapkan mampu memulihkan aktivitas masyarakat serta menjaga stabilitas layanan publik.

“Yang penting masyarakat jangan khawatir, kami akan tuntaskan,” pungkas Menteri Dody.

Seperti diberitakan menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung pemulihan infrastruktur publik yang terdampak aksi penyampaian aspirasi masyarakat di Jakarta  28–30 Agustus 2025 lalu.

Aksi tersebut menimbulkan kerusakan pada sejumlah fasilitas layanan jalan tol, khususnya pada ruas Cawang–Tomang–Pluit (Dalam Kota).

Guna memastikan pemulihan infrastruktur, Menteri PU Dody Hanggodo bersama jajaran Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Jasa Marga meninjau kondisi fasilitas layanan jalan tol terdampak, kemarin.

Peninjauan dilakukan di Gerbang Tol (GT) Pejompongan. Berdasarkan laporan, total terdapat 7 gerbang tol dalam kota yang terdampak yaitu GT Slipi 1, GT Slipi 2, GT Pejompongan, GT Senayan, GT Semanggi 1, GT Semanggi 2, dan GT Kuningan 1. Dari jumlah tersebut, 6 gerbang tol mengalami kebakaran dan 1 gerbang tol mengalami kerusakan parsial.

Akibatnya, layanan transaksi, peralatan tol, ruang petugas, hingga instalasi kelistrikan mengalami gangguan yang membutuhkan rekondisi dan penggantian baru.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan Kementerian PU berkomitmen mendukung pemulihan fungsi infrastruktur publik secara cepat dan terukur sesuai perintah Presiden Prabowo.

“Kementerian PU telah menawarkan bantuan dukungan dari Kementerian PU terkait perbaikan fasilitas gerbang tol. Namun dari pihak Jasa Marga menyatakan sanggup untuk memperbaiki. Kalau seperti itu, kami minta perbaikannya jangan setengah-setengah, karena malah justru membahayakan para pengguna jalan tol,” ujar Menteri Dody.▪︎[FEND]

Related Articles

Back to top button