Berita Utama

Perbaikan Jalan Amblas di Bajera Tabanan Dikebut

▪︎BPJN Jatim-Bali Targetkan Perbaikan Tuntas dalam Sepekan

▪︎BALI – POSMONEWS.com,-
Progres perbaikan jalan ambles akibat gorong-gorong jebol di Jalan Nasional Denpasar – Gilimanuk di depan Pasar Bajera, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, progresnya hingga, sudah mencapai 65 persen.

Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) I.III Pelaksana Jalan Nasional Wilayah I Bali, Pramono Tri Yulianto, mengungkapkan progres pengerjaan sudah 65 persen dan saat ini sedang tahap pengurugan.

“Setelah pasang box culvert (gorong-gorong kotak, Red) kan ada celah rongga, itu yang kami lakukan pengurugan berlapis dengan bahan pilihan,” ujar Pramono.

Setelah rata pengurugan barulah akan lanjut ke tahapan pengerjaan lapisan pondasi agregat B lalu ke proses tahapan lapisan agregrat A dan terakhir baru proses pengaspalan.

Pengamatan di lapangan, perbaikan Jalan Raya Denpasar – Gilimanuk yang sempat amblas terus dikebut. sedangkan pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Jatim-Bali menargetkan proses perbaikan tuntas dalam pekan ini.

Hingga ini, progres fisik jalan sudah mencapai lebih dari 65 persen. Saat ini, pengerjaan difokuskan pada tahap pemadatan dan pengaspalan.

“Kami upayakan selesai minggu ini. Mohon doanya, mudah-mudahan hari Minggu (20/7/2025) sudah bisa dibuka untuk umum,” ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah Bali, Pramono Tri Yulianto.

Pramono menjelaskan, proses pemadatan jalan menggunakan pasir pilihan terus dilakukan. Selanjutnya, akan disisakan sekitar 70 cm untuk pengisian agregat A dan B, sebelum memasuki tahap pengaspalan.
Pengaspalan nantinya melibatkan dua jenis perkerasan.

Yakni lapisan AC-DC (Asphalt Concrete – Dense Binder Course) sebagai pengikat utama untuk menahan beban lalu lintas berat, serta lapisan AC-WC (Wearing Course) yang menjadi lapisan paling atas dan langsung bersentuhan dengan kendaraan.

“Kalau pengurukan tuntas, langsung kita lanjutkan ke overlay pengaspalan. Ini akan memperkuat permukaan jalan dengan menambah lapisan baru,” jelasnya.

Pramono menambahkan, proses perbaikan ini terbilang cepat. Sebelumnya, estimasi awal pengerjaan diperkirakan memakan waktu hingga satu bulan. Namun, berkat optimalisasi tenaga kerja dan alat berat, pengerjaan dipercepat.

“Pekerjaan kami lakukan penuh waktu. Tidak pakai sistem dua atau tiga shift, tapi kami kerahkan penuh tenaga dan operator alat berat untuk percepatan,” imbuhnya.

Seperti diberitakan amblesnya Jalan Raya Denpasar – Gilimanuk membuat Ditlantas Polda Bali, Dinas Perhubungan, Dinas PUPRKIM Provinsi Bali, Satker PJN Wilayah I Bali, serta Balai Pelaksana Transportasi Darat Wilayah II Bali. Satker PJN Wilayah I Bali mengusulkan anggaran penanganan darurat ke Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali.

Yaitu penanganan mengganti saluran menggunakan box culvert ukuran 2×2 meter, lalu mengembalikan kondisi perkerasan jalan. Estimasi pengerjaan ditargetkan selesai dalam waktu 30 hari kalender

Sedangkan untuk menjaga kelancaran lalu lintas, telah dilakukan pengalihan arus bagi kendaraan ringan dan pribadi. Kendaraan dari arah Gilimanuk diarahkan ke utara dan keluar di timur Pasar Bajera. Sementara kendaraan dari arah Denpasar diarahkan ke kiri sebelum Indomaret dan keluar di barat Terminal Bajera.▪︎[FEND]

Related Articles

Back to top button