Berita

Menteri Kelautan Tinjau Lokasi  Pembangunan Kampung Nelayan

▪︎MALANG – POSMONEWS.com,-
Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Ir. Sakti Wahyu Trenggono, M.M. didampingi Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib meninjau lokasi rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMI) Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jumat (4/7) siang.

Desa Pujiharjo dipilih karena menjadi salah satu desa di Kabupaten Malang yang memiliki sentra produksi perikanan yang bagus dengan didukun potensi nelayan dan kapal perikanan dengan pelaku utama sebanyak 540 orang nelayan dari 2.266 KK dan jumlah penduduk 6.987 jiwa.

Menteri Kelautan dan Perikanan memuji Desa Pujiharjo yang wilayahnya berbatas Samudera Hindia memiliki potensi kontribusi produksi perikanan sebesar dari pancing rawai layur : 150 unit – 900 ton per bulan, jaring gillnet 2,25″ : 320 unit – 500 ton per bulan, dan jaring milenium : 10 unit – 100 ton per bulan dengan komoditas diantaranya ikan Layur yang menjadi komoditas utama dan ekspor terbesar ke China. Selain itu, jenis tangkapan lainnya yakni ikan Tongkol, Lemuru dan Palagis Kecil.

Sementara itu, Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan upaya pemerintah pusat dalam menggenjot produktivitas di daerah yang memiliki potensi perikanan.

”Saya bersama ibu Wakil Bupati Malang didampingi bapak Kepala Desa Pujiharjo meninjau lokasi calon Kampung Nelayan Merah Putih. Sekaligua disini juga sudah terbentuk sudah berdiri Koperasi Merah Putih. Nanti akan kita bantu untuk sarana dan prasarana bagi para nelayan di Desa Pujiharjo dengan harapan akan semakin berkembang. Sepulang dari sini, langsung kita bangun dan lengkapi cold storage, pabrik es, tambahan perahu/mini dermaga, SPBU untuk nelayan, tempat kuliner dan pasar ikan. Potensi disini bisa dilihat dari produktivitas para nelayannya yang bagus dengan banyak sekali jenis ikan dari tangkapannya. Hal itu yang harus kita jaga. Ikan tangkapan sampai sini harus tetap fresh sehingga kualitas ikannya jadi lebih bagus,” tegas Menteri Kelautan dan Perikanan.

Saat ini, KKP sedang melaksanakan tahapan identifikasi dan finalisasi untuk memastikan titik mana saja yang akan dijadikan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih.

Menteri Kelautan dan Perikanan membantu Presiden dalam menjalankan pemerintahan negara. Kementerian ini bertanggung jawab atas berbagai aspek, termasuk perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang kelautan dan perikanan, pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan, pengembangan sektor kelautan dan perikanan untuk kesejahteraan masyarakat, pengawasan dan pengendalian mutu hasil kelautan dan perikanan, dan kerjasama dengan berbagai pihak terkait.

”Nelayan Si Pelot Desa Pujiharjo ini berkembang cukup bagus dalam lima tahun belakangan. Jika sebelumnya hanya ada 30 an unit kapal speed, dan saat ini berkembang menjadi 320 unit kapal. Komoditas utama disini ikan layur yang merupakan ikan ekspor sehingga perkembangannya luar biasa dengan harga cukup bagus yakni Rp 50 ribu an per kilogram. Jadi nelayan merasakan manfaatnya dan nilainya termasuk ekonomis. Ikan Layur selama ini dikirim secara gelondongan berupa ikan segar. Dikirim ke importir dan konsumen terbesar adalah China. Koperasi Merah Putih bisa menjalin kerjasama dengan eksportir dalam mengelola tangkapan ikan seperti saat pembersihan dan pembekuan,” tegas Wabup Malang dibenarkan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang.▪︎(AHM/Poy)

Related Articles

Back to top button