Kemen PU Serah Terimakan Stadion Kanjuruhan Malang
▪︎MALANG – POSMONEWS.com,-
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), telah serah terimakan Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang secara resmi.
Perlu diketahui proses proyek pembangunan renovasi Stadion Kanjuruhan menghabiskan dana Rp 357 miliar, proyek tersebut sudah rampung di akhir 2024 lalu.
Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, M.M., menandatangani Berita Acara Serah Terima Pengelolaan Renovasi Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang antara Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Pemukiman Wilayah II Provinsi Jawa Timur dengan Pemerintah Kabupaten Malang di Peringgitan Pendopo Agung Kabupaten Malang, Sabtu (8/3) pagi.
Saat ini Pemkab Malang langsung bergerak cepat menyusun skema pengelolaan stadion agar dapat segera dimanfaatkan untuk kepentingan olahraga khususnya sepak bola.
Penyerahan dilakukan Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur kepada Pemkab Malang.
Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah (PPPW) II BPPW Jatim, Any Virgyani, menjelaskan renovasi Stadion Kanjuruhan merupakan bagian dari program rehabilitasi 20 stadion di Indonesia yang dicanangkan pemerintah setelah Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022.
“Jadi kami telah menyerahkan kembali stadion yang sudah kita bangun dengan anggaran kurang lebih Rp 357 miliar, kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang untuk dapat dimanfaatkan dan juga dipelihara oleh Kabupaten Malang,” ujar Any, Sabtu (8/3/2025).
Selain itu, Any menegaskan seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi, mulai dari persetujuan pengelolaan gedung hingga analisis dampak lingkungan (Amdal).
Saat ini, pihaknya tengah menyelesaikan proses pengurusan sertifikat laik fungsi agar stadion benar-benar memenuhi standar FIFA.
Sementara itu, Pemkab Malang langsung bersiap untuk merancang sistem pengelolaan Stadion Kanjuruhan.
Sementara itu Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, MM. mengatakan setelah peresmian Presiden RI, Prabowo Subianto, yang dijadwalkan terlaksana pada pertengahan Maret 2025, stadion akan mulai dibuka untuk kegiatan olahraga.
“Setelah kami terima Berita Acara Serah Terima (BAST) dari Kementerian PUPR, stadion ini bisa langsung digunakan setelah diresmikan Presiden. Untuk pengelolaannya, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) akan menjadi pihak yang bertanggung jawab,” ujar Abah Sanusi–sapaan akrab Bupati Malang.
Bupati Sanusi juga mengungkapkan pihaknya telah menjalin komunikasi dengan klub sepak bola Arema terkait kemungkinan kerja sama dalam pemanfaatan stadion ini. Namun, skema pengelolaan secara resmi masih akan dibahas lebih lanjut oleh Pemkab Malang.
Meski stadion telah siap digunakan, Pemkab Malang masih harus melakukan penghitungan biaya operasional dan perawatan stadion. Abah Sanusi mengakui hingga saat ini belum ada anggaran yang dialokasikan secara khusus untuk perawatan stadion tersebut.
“Nanti akan kami masukkan ke dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK). Berapa anggarannya, itu masih perlu dihitung oleh Dispora. Setelah ada estimasi biaya, baru akan kami ajukan,” jelasnya.
Terkait dengan jadwal peresmian, Abah Sanusi menyebutkan Stadion Kanjuruhan kemungkinan besar akan diresmikan oleh Presiden Prabowo secara simbolis dari Gelora Delta Sidoarjo, bersamaan dengan 20 stadion lainnya yang juga direnovasi oleh pemerintah.
“Masih belum ada kepastian karena menurut dari PUPR tadi ada 20 stadion yang akan diresmikan Predisen. Kemungkinan itu meresmikan dari Stadion Deltras Sidoarjo, secara serentak nanti dari sana. Itu antara tanggal 15 Maret ini,” pungkasnya.▪︎[FEND/AHM]


