Jalan Tol Cimanggis-Cibitung Ditargetkan Rampung 2024

173 dibaca

▪︎KemenPUPR: Progres Konstruksi Mencapai 82,67 %

▪︎JAKARTA – POSMONEWS.COM,-
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan progres konstruksi pembangunan jalan Tol Cimanggis-Cibitung bakal selesai pada kuartal-II tahun 2024.

Sedangkan progres pembangunan jalan tol yang menjadi bagian dari Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 telah mencapai 82,67%.
Jalan tol ini akan terhubung dengan sejumlah ruas tol di kawasan Jabodetabek.

Ruas tol di Jabodetabek tersebut terkoneksi dengan kawasan industri di Cikarang dengan Pelabuhan Tanjung Priok.
Dengan begitu, jalan tol ini dapat meningkatkan kelancaran mobilitas, pergerakan komuter, dan logistik, terutama menuju kawasan industri Cibitung dan Cilincing.

“Kementerian PUPR terus melanjutkan pembangunan Jalan Tol Cimanggis-Cibitung Seksi 2B ruas Cikeas-Cibitung (19,65 km). Dengan progres konstruksi 82,67%, jalan tol ini ditargetkan selesai pada kuartal II 2024,” dikutip dari akun Instagram resminya @kemenpupr.

Tak hanya itu, jalan tol ini juga menjadi akses penghubung dari Cibubur ke Jalan Tol Jagorawi dan menghubungkan dengan 5 ruas tol yang tergabung dalam Jalan Tol JORR 2.

Dari total 26,18 km Tol Cimanggis-Cibitung, saat ini yang sudah beroperasi adalah seksi 1A Junction Cimanggis-Jatikarya 3,17 Km dan seksi 2A Jatikarya-Cikeas 3,78 km.

“Kehadiran Jalan Tol Cimanggis-Cibitung akan menambah kapasitas jalan di Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bekasi,” sambungnya.

Sebelumnya, PT Waskita Beton Precast Tbk (IDX: WSBP) menyebut total progress suplai seksi 2 telah mencapai 89,9%.

WSBP merupakan kontraktor proyek untuk menyuplai pada proyek Jalan Tol Cimanggis-Cibitung (CCTW) Seksi 2 sepanjang 23,3 km.

“Hingga saat ini total progress suplai seksi 2 mencapai 89,9%,” ujar Vice President of Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto, dalam keterangannya.

Sementara itu Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengatakan kehadiran jalan tol yang terhubung dengan kawasan-kawasan produktif akan dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing investasi.

Menteri Basuki mengingatkan, proyek pembangunan ruas Tol Cimanggis, dalam pembangunan jalan tol harus memperhatikan mutu, penyelesaian pembangunan yang tepat waktu dan pemeliharaan yang tepat sehingga masyarakat betul-betul dapat menikmati manfaatnya dengan baik.

“Ketersediaan infrastruktur yang baik merupakan mesin utama pembangunan, memacu pertumbuhan ekonomi, distribusi logistik serta pemerataan hasil pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.” ungkapnya.

Dengan rampungnya tol ini, diharapkan nantinya bisa menghemat waktu perjalanan, mendorong lebih cepat laju pengiriman logistik dan memudahkan mobilitas masyarakat, dan menghidupkan perekonomian masyarakat sekitar.▪︎[FEND]