Berita Utama

Kemen PU Memastikan 89.468 Lubang Ruas Jalan Nasional Sudah Tertangani

▪︎ Telah Diperbaiki sebelum Mudik Lebaran 1447 H/2026 M

▪︎ JAKARTA — POSMONEWS.com,-
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan lubang-lubang di jalan nasional selesai diperbaiki maksimal H-10 hari periode mudik Lebaran 2026. Adapun, terdapat 89.468 titik lubang yang teridentifikasi di seluruh jalan nasional Indonesia.

Menteri PU, Dody Hanggodo, mengatakan dari total lubang jalan yang tercatat tersebut, 95,52% telah ditangani atau 85.466 titik lubang. Pihaknya juga telah menunjuk penilik jalan untuk mengecek pekerjaan tersebut.

“Untuk kemantapan jalan, lubang-lubang sudah di-patching semua tapi memang cuaca hujan masih ekstrem kami akui terdapat lubang-lubang baru, kami sudah menyiapkan penilik jalan yang tugaskan mengecek jalan nasional tiap 10 km,” kata Menteri Dody dalam keterangan resminya.

Dalam catatannya, masih ada 3.645 titik lainnya masih dalam proses penanganan. Berdasarkan wilayah, penanganan lubang jalan di Pulau Jawa dan Bali serta Kalimantan telah mencapai 100% dari total masing-masing 36.023 titik dan 6.534 titik.

Di Sumatra, dari 36.045 titik lubang yang terdata, sebanyak 34.759 titik telah diperbaiki atau sekitar 96,43%, dengan sisa 1.286 titik. Sementara itu, progres di Sulawesi tercatat 75,98% dari total 5.961 titik, dengan 1.402 titik masih tersisa. Lebih lanjut, di Nusa Tenggara, perbaikan telah mencapai 94,33% dari 1.833 titik, menyisakan 104 titik.

Adapun, di wilayah timur, penanganan lubang jalan di Maluku baru mencapai 68,01% dari 1.482 titik, sedangkan Papua mencapai 66,9% dari total 1.590 titik.

“Patching-nya lubang jalan memang perlu effort karena traffic-nya sudah mulai ramai. Jadi kita cari waktu misalnya subuh atau malam saat kendaraan sedang sedikit,” jelasnya.

Selain perbaikan lubang jalan, Kementerian PU juga melakukan pemangkasan rumput di sepanjang jalan nasional. Dari total rencana pemotongan rumput sepanjang 43.536,68 kilometer, realisasi hingga saat ini mencapai 35.202,86 kilometer atau sekitar 80,86%, dengan sisa pekerjaan 8.333,81 kilometer.

Secara regional, pemotongan rumput di Sumatra telah mencapai 9.817,87 kilometer dari rencana 8.954,45 kilometer atau 91,21%. Di Jawa dan Bali, progresnya mencapai 73,79% dari target 6.386,39 kilometer, sementara Kalimantan mencapai 74,97% dari rencana 9.207,42 kilometer.

Di Sulawesi, pemotongan rumput telah terealisasi 8.638 kilometer dari rencana 9.772 kilometer atau 88,40%. Wilayah Nusa Tenggara mencatat progres tertinggi yakni 98,28% dari target 2.383 kilometer. Sementara itu, progres di Maluku mencapai 57,23% dan di Papua sebesar 64,13% dari masing-masing rencana pemotongan rumput.

“Kalau jalan dan jembatan nasional sudah selesai kemarin. Sekarang kita tinggal menjaga saja. Bisa dikatakan 99% lah,” tutur Menteri Dody.

Lebih lanjut, Menteri PU mengungkapkan jalur Pantai Utara (Pantura) menjadi salah satu titik perhatian utama pemerintah karena memiliki beban lalu lintas yang tinggi saat musim mudik.

Menurutnya, sejumlah koreksi perbaikan telah diberikan kepada kepala balai di wilayah Pantura, mulai dari penanganan jalan berlubang hingga perbaikan sambungan jembatan.

“Masalahnya biasanya jalan bolong, jalan berlubang, atau sambungan jembatan yang sudah mengembang. Itu sudah mulai dikerjakan di Pantura timur, tengah, dan barat. Insyaallah sekarang sudah baik,” katanya.

Meski demikian, pemerintah tetap melakukan pemantauan intensif selama arus mudik hingga H+10 Lebaran agar tidak muncul kerusakan baru di jalur utama tersebut.

“Sekarang tinggal kita maintain bagaimana selama arus mudik sampai dengan H+10 tetap tidak ada lubang,” tutup Menteri Dody.▪︎ (FEND)

Related Articles

Back to top button