Berita Utama

Investasi Pembangunan Jalan Tol Tembus 500 Triliun TA 2020-2024

▪︎JAKARTA – POSMONEWS.COM,-
Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), telah mencatat kebutuhan investasi untuk mendukung pembangunan jalan tol di Indonesia selama periode 2020 – 2024 mencapai Rp 500 triliun.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR, Herry Trisaputra Zuna, menjelaskan bahwa angka tersebut sebagaimana mengacu dalam publikasi rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2020 – 2024.

“Kita bisa hitung, misal investasi jalan tol mungkin di angka Rp500-an (triliun),” jelasnya di Kantor Kementerian PUPR.

Herry merinci, secara keseluruhan kebutuhan investasi pembangunan infrastruktur sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2020 – 2024 tercatat mencapai Rp2.058 triliun.

Namun demikian, kemampuan pembiayaan yang digelontorkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) nilainya hanya sebesar Rp623 triliun atau sekitar 30% dari total nilai kebutuhan.

“Jadi alokasi APBN 30 persenan (dari total kebuthan), jadi nambah sedikit (alokasi anggaran APBN per tahun). Tapi tetap di angka 70%-an kurangnya,” jelas Herry.

Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur (DJPI) mencanangkan alternatif pembiayaan infrastruktur tersebut melalui inovasi 3 Bold Actions, sebagai terobosan untuk menutup funding gap infrastruktur.

Tiga langkah tersebut mencakup Fast track atau percepatan kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), optimalisasi kepastian berinvestasi melalui inovasi dukungan dan penjaminan pemerintah, serta integrasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) pada proyek KPBU bidang PUPR.

Di samping itu, untuk mendongkrak minat investasi para investor, Kementerian PUPR juga ke depan berencana untuk mengubah metode lelang proyek.

Dalam laporannya, Herry mengungkapkan bahwa nantinya pemerintah akan memastikan pembebasan lahan pembangunan suatu proyek akan diprioritaskan rampung terlebih dahulu, baru dapat memasuki proses lelang.

Hal itu dilakukan guna memberikan kepastian pada para investor terhadap proyek-proyek yang tengah dibangun.

“Kita melakukan pengadaan setelah pelelangan atau penetapan lokasi, ke depan kita bahkan kalau bisa tanah itu 100% sebelum pelelangan,” pungkas Herry.

Sementara itu daftar Jalan Tol baru yang sudah siap beroperasi saat Nataru 2023 – 2024;

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan sejumlah jalan tol baru siap digunakan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas pada libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru).

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengatakan bahwa saat ini panjang jaringan jalan nasional di Indonesia adalah 47.603 km dengan kemantapan rata-rata mencapai 92,2%.

Adapun, jalan tol yang sudah operasional sepanjang 2.816 km. Menteri Basuki memastikan bahwa akan ada penambahan jalan tol baru yang akan beroperasi saat libur Natal dan Tahun Baru. Dia menuturkan bahwa proses perbaikan di jalan tol dan jalan nasional ditargetkan rampung sebelum libur Nataru.

“Kementerian PUPR juga akan memastikan tidak ada kegiatan perbaikan jalan selambat-lambatnya pada H-10, menyediakan aplikasi BPJT Info, serta menyediakan toilet cabin, mobil tangki air, bis toilet, vacum tinja, dan hidran umum. Tim tanggap bencana juga akan disiagakan pada titik-titik rawan bencana,” ujar Basuki dikutip dari akun Instagram Kementerian PUPR.

1. Jalan Tol Trans Sumatra.
2. Tol Sigli – Banda Aceh ruas Blang Bintang – Kutobaru – Baitussalam.
3. Tol Binjai – Langsa ruas Stabat – Kuala Bingai.
4. Tol Simpang Indralaya – Muara Enim ruas Indralaya – Prabumulih.
5. Tol Indrapura – Kisaran ruas Indrapura – Lima Puluh.
6. Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat ruas Tebing Tinggi – JC. Indrapura  dan Segmen JC. Indrapura – SS Indrapura.
7. Tol Binjai – Langsa ruas Kuala Bingai – Tanjung Pura .
8. Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat.
9. Tol Bangkinang – Tanjung Alai.
10. Tol Binjai – Langsa seksi Kuala Bingai – Tanjung Priok.▪︎[FEND]

 

Related Articles

Back to top button