Berita

Polisi Tetapkan Sopir Pick-up jadi Tersangka

▪︎ Akan Periksa Kades dan Panitia Karnaval Desa Kedungrejo Pakis

▪︎MALANG – POSMONEWS.COM,-
Karnaval budaya di Desa Kedungrejo Kecamatan Pakis Kabupaten Malang yang dilaksanakan pada Minggu, (24/9/2023) malam
memakan korban jiwa.

Mobil pick-up yang mengangkut konsumsi tiba-tiba menabrak para peserta karnaval yang mengakibatkan 1 korban meninggal dunia dan 7 korban luka-luka.

Menurut sumber informasi di lokasi, kejadian diperkirakan terjadi pukul 22.00 WIB tersebut mobil Pick-up Grandmax Warna putih dengan nomor N 8969 BF di duga mengalami human error.

Sopir diduga salah menginjak gas dan secara tiba-tiba menabrak para peserta hingga menabrak truck Sound Sistem dengan nopol N 9652 EG yang mengakibatkan seorang anak bernama RNT (15) meninggal dunia dan 7 korban luka-luka.

Kasi Humas Polres Malang, IPTU Taufik, dikonfirmasi di Polres Malang mengatakan bahwa kepolisian Polres Malang dalam hal ini Satlantas Polres Malang telah memeriksa Sopir Pikup dan tiga saksi peserta karnaval.

“Dan saat ini sopir sudah ditetapkan sebagai tersangka, dan update lebih lanjut akan disampaikan oleh Kasatlantas esok hari,” ucap IPTU Taufik Senin (25/9/2023).

Kasi Humas juga menegaskan bahwa Satreskrim Polres Malang juga akan melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Desa Kedungrejo dan Panitia Karnaval akibat kejadian tersebut .

“Jadi sesuai surat edaran yang disampaikan oleh Bupati Malang, bahwa kegiatan karnaval atau cek sound harus seijin Polres Malang. Dan itu sudah kami sampaikan jauh-jauh hari sebelumnya, namun demikian masih ada yang melaksanakan kegiatan teraebut,” ungkap IPTU Taufik.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan di Desa Kedungrejo tersebut untuk perijinan memang sudah dilakukan di Polsek Pakis lebih dari 1 bulan sebelumnya. Namun izinnya adalah izin hari besar nasional yang meliputi beberapa rangkaian kegiatan.

“Izin tersebut sudah mencakup mulai dari kegiatan karnaval, jaranan dan kegiatan lainnya. Jadi ijin keramaian itu bukan khusus ijin karnaval, tapi izin dari kegiatan hari besar nasional,” jelasnya.

Saat ini Polisi juga telah melakukan tes urine kepada sopir, namun untuk hasil belum di update kembali, namun dari hasil keterangan saksi tidak ada indikasi mabuk.▪︎(Cha/AHM)

Related Articles

Back to top button