KemenPUPR Membidik 39 Proyek KPBU 2024

469 dibaca

▪︎Bangun Rusun Kota Surabaya-TambakWedi, dan MedokanAyu

▪︎JAKARTA-POSMONEWS.COM,-
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan (DJPI) membidik pelaksanaan 39 proyek kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) pada 2024.

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna mengatakan, total nilai dari 39 proyek tersebut dilaporkan mencapai Rp 252 triliun.

“Sebanyak 16 proyek KPBU dengan nilai sekitar Rp69,01 triliun dalam tahap penyiapan dan 23 proyek KPBU senilai Rp183,78 triliun dalam tahap transaksi,” kata Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Herry Trisaputra Zuna dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR RI.

Herry memerinci, terdapat belasan proyek yang saat ini telah masuk pada tahap penyiapan, di antaranya dua proyek sumber daya air (SDA), yakni Daerah Irigasi Lhok Guci dan Daerah Irigasi Jambo Aye di Provinsi Aceh dengan nilai investasi yang masih dalam perhitungan.

Sementara itu, di bidang jalan dan jembatan, terdapat dua proyek jalan tol dilaporkan masih dalam proses prakarsa pemerintah. Keduanya, yakni Jalan Tol Malang Kepanjen dan Jalan Tol Bandung Intra Urban senilai Rp 22,63 triliun.

“Terdapat juga empat proyek jalan tol dalam proses prakarsa badan usaha, yaitu Jalan Tol Kohod (Pakuhaji)-Lebakwangi (Neglasari), Jalan Tol Pluit-Bandara (bagian dari Tomang-Pluit-Bandara), Jalan Tol Akses Patimban Extend (Sadang-Subang), Jalan Tol Caringin-Cisarua (bagian dari Jalan Tol Caringin-Cianjur) senilai Rp 27,43 triliun,” kata Herry.

Pada bidang permukiman, KPBU waduk air laut, SPAM, dan pembangkit tenaga listrik di wilayah Pulau Bintan, SPAM Regional Sindangheula – Karian Barat, SPAM Regional Djuanda/Jatiluhur II, SPAM Regional Bimatara terintegrasi dengan SPAB Kuwil, SPAM Bitung – Sulawesi Utara, SPAM Regional Lombok, dan SPAM Ayung saat ini juga tercatat telah masuk tahap penyiapan.

Adapun, sejumlah proyek yang telah masuk tahap transaksi di bidang SDA ada sebanyak 10 proyek senilai Rp 32,21 triliun.

“Sedangkan yang sudah tahap transaksi di bidang jalan dan jembatan terdapat lima proyek senilai Rp 147,72 triliun, yakni Jalan Tol Gedebage – Tasikmalaya – Ciamis, Jalan Tol Gilimanuk – Mengwi, Jalan Tol Tuban-Babat-Lamongan-Gresik, Jembatan Batam-Bintan, dan Jalan Tol Demak – Tuban,” kata Herry.

Di bidang permukiman, Herry menyebutkan, terdapat empat proyek senilai Rp 2,26 triliun yang sudah tahap transaksi, yakni SPAM Sinumbra Jawa Barat, SPAM Kota Pontianak, SPAM Regional Karian Serpong Sisi Hilir Kota Tangerang Selatan, dan SPAM Regional Karian Serpong Sisi Hilir Kota Tangerang.

“Terakhir di bidang perumahan yang sudah tahap transaksi terdapat empat proyek senilai Rp 1,59 triliun, yakni Rusun Cisaranten Bina Harapan Kota Bandung, Rusun Sewa Karawang Spuur, Rusun Kota Surabaya-TambakWedi, dan Rusun Kota Surabaya – MedokanAyu,” pungkas Herry.▪︎[FEND]