Kelurahan Klojen Dukung Pengembangan UMKM Melalui Inovasi Terbaru
▪︎KOTA MALANG-POSMONEWS.COM,-
Ibu-ibu PKK dari Kelurahan Klojen, Kecamatan Klojen, Kota Malang, ikut Andil dalam memeriahkan Hari Krida Pertanian ke 51, dengan mengikuti lomba cipta menu dan lomba hias meja berbahan bumbu dapur yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang, Sabtu (22/7/2023).
Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Klojen, Ibu Mimin di sela-sela acara lomba menyampaikan Ini adalah lomba cipta menu yang diikuti seluruh kelurahan di Kota Malang.
“Kebetulan Kecamatan Klojen ada 11 kelurahan, dan dari kelurahan Klojen ini membuat menu sarapan pagi yang berbahan lokal, nasi dari singkong dan sayur dari daun kelor, pepes lele dan ada sate tempe,” ucapnya.
Ibu Mimin berharap dengan adanya kegiatan ini bisa mengedukasi kepada masyarakat luas akan variasi tentang menu-menu makanan. Jadi tidak hanya makan beras, tetapi juga harus ada singkong, ada jagung. Jadi bisa mengurangi konsumsi beras.
“Dan satu lagi ada lomba merangkai dari bahan empon-empon atau bumbu dapur. Dan ini diharapkan dari ibu-ibu bisa berkreasi dari hasil toganya terutama untuk empon-empon atau bumbu dapur, dan Alhamdulillah hasilnya bagus,” katanya.
Mimin menjelaskan, untuk di kelurahan Klojen hingga saat ini UMKM terus berjalan, dan untuk di Kecamatan telah mengumpulkan semua UMKM yang ada di 11 Kelurahan dan telah membentuk group.
“Untuk produk UMKM yang ada di Kecamatan Klojen sendiri yang banyak keluar adalah produk dari rajut dari kelurahan Gading Kasri yang dikerjakan oleh ibu-ibu lansia,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Lurah Klojen Waluyo Safari SE, MM mengatakan bahwa Kelurahan Klojen memang mempunyai UKM khususnya bidang makanan yaitu di kampung putih yang kebetulan juga kampung tematik dan menjadi unggulan.
“Dan pada hari ini kita mewakilkan dari masyarakat di RW. 06 dengan membuat makanan olahan dan juga hasil tanaman yang dulu pernah dilakukan melalui sistem urban farming yang pada dasarnya adalah hasil tanaman masyarakat sendiri,” terangnya.
Waluyo mengungkapkan, pemerintah melalui Kelurahan Klojen selalu memberikan motivasi dan memberikan dukungan serta melakukan pembinaan dan monitor terhadap perkembangan UMKM. Dan selama ini selalu memberikan edukasi melalui kegiatan-kegiatan di PKK, Pokdarwis dan karang taruna serta melibatkan RT-RW.
Diakui Waluyo, selama ini dalam mengembangkan kearifan lokal pihaknya masih mengandalkan kemampuan masyarakat dan lembaga kita di wilayah kelurahan Klojen sendiri.
Dan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi melalui UMKM, pihaknya terus mendukung dan mengembangkan dengan inovasi-inovasi terbaru terhadap lingkungan terkait dengan potensi yang ada di wilayah kelurahan Klojen baik di kampung putih maupun di Trunojoyo.
“Kebetulan kampung putih ini adalah kampung wisata yang juga ikon Kota Malang jadi kita mengupayakan dan memaksimalkan di daerah itu untuk bisa bersaing dan berkembang di tingkat kota,” ucap Waluyo.
Sedangkan untuk menggelorakan dan memaksimalkan tanaman toga, pihaknya mengajak warganya untuk maksimalkan tempat atau gang-gang sempit dengan menanam tanaman tradisional melalui pot.
“Kemaren kita mendapatkan bantuan dari BRI berupa bibit tanaman sayur dan buah-buahan yang kita bagikan ke semua warga yang ada di 7 RT, dan warga sangat antusias,” ungkapnya.
▪︎[AHM/Dadang]
