Berita Utama

Tangis Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Pecah

▪︎Memenuhi Ruangan BANMUS DPRD Kab Malang

▪︎MALANG-POSMONEWS.COM,-
Keluarga korban Tragedi Kanjuruhan mencari keadilan sampai sekarang belum surut menjelang 100 hari. Selasa (3/1/2023), perwakilan 15 keluarga korban meninggal mendatangi gedung DPRD Kabupaten Malang.

Mereka meminta anggota DPRD, sebagai wakil rakyat ikut tergerak bersama dengan para keluarga korban. Salah satunya memperjuangkan keadilan sebagai obat keluarga yang di tinggal.

Para perwakilan keluarga korban ditemui Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi, Wakil Ketua Sodikul Amin dan Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana.

“Kehadiran 15 keluarga korban meninggal ini, mewakili juga dari keluarga korban Tragedi Kanjuruhan yang ada di Kabupaten Malang. Kedatangan kami murni dari suara keluarga korban Kanjuruhan, tidak ada permintaan dari pihak manapun,” kata Vincensius Sari, yang juga anak kandungnya jadi korban meninggal Yohanes Revano Prasetyo dari kecamatan Wonosari gunung Kawi yang juga sebagai koordinator dari keluarga korban tragedi yang lain.

Vincensius Sari adalah ayah dari korban Yohanes Revano Prasetyo asal Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Ia berharap ada keadilan yang akan datang.

“Malang harus bangkit, dari tragedi stadion Kanjuruhan. Dengan cara bagaimana, kasus Tragedi Kanjuruhan harus diusut tuntas secara terang benderang,” tandasnya.

Di dalam ruangan BANMUS para keluarga korban yang di temui Ketua DPRD Darmadi di dampingi Wakil Ketua dan Kapolres Malang, Vincensius Sari berharap ada komitmen untuk pikiran dan dari hati ke hati. Baik dari DPRD, Kepolisian, Pemerintah Kabupaten Malang dan para keluarga korban.

Korban tragedi stadion Kanjuruhan Malang pada dasarnya adalah 60% anak-anak dan siapa yang akan bertanggungjawab.

Darmadi sebagai ketua dan wakil rakyat akan bersurat ke Provinsi hingga pusat dan Presiden untuk segera menyelesaikan kasus Kanjuruhan.

Sedangkan Kapolres Putu Cholis Aryana pada tanggal 24 Desember 2022. Di Dau bersama DPRD membahas tragedi Kanjuruhan. Dilanjutkan tanggal 2/1/2022 ke Kalipare mengunjungi keluarga korban yang tangan dan kakinya patah, dilanjutkan di Kepanjen atas tragedi Kanjuruhan dengan kedatangan Kapolres Putu Cholis Aryana diharapkan ada sedikit obat hati dari keluarga korban.▪︎(Ahm/Dadang)

Related Articles

Back to top button