Melalui PBB, Babinsa Payaman Latih Kedisiplinan Generasi Muda
▪︎LAMONGAN-POSMONEWS.COM,-
Jangan dipandang remeh, kegiatan latihan baris berbaris karena hal tersebut sebagai wujud latihan fisik, untuk menanamkan disiplin, patriotisme, tanggung jawab serta membentuk sikap lahir dan batin yang diarahkan pada terbentuknya sebuah karakter seseorang.
Apalagi untuk para pelajar dan generasi muda, dengan berlatih baris berbaris itu merupakan latihan awal membela negara dan dapat membedakan hak dan kewajiban, menanamkan rasa disiplin siswa serta mempertebal rasa semangat kebersamaan antar teman.
Pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) juga sebagai wujud latihan fisik guna membentuk sikap, kedisplinan, kekompakan, loyalitas dan kepedulian, rasa persatuan dan rasa tanggungjawab sejak dini.
Seperti halnya Giat Babinsa Desa Payaman Kec Solokuro, Kab. Lamongan yang memberikan pelatihan dasar Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada siswa-siswi Ponpes Roudlotul Mutaabidin.
Dalam arahannya, Babinsa Koramil 0812/23 Solokuro Sertu Hermawan disela-sela kegiatan Minggu (11/12/2022) menjelaskan, inilah langkah awal bagi anak-anak sekolah maupun pondok untuk mengenalkan kedisplinan dan suatu latihan awal untuk membela Negara.
Dengan adanya pelatihan PBB diharapkan para siswa dapat mengerti maksud dan tujuan dari pelatihan PBB tersebut sehingga nantinya mampu menerapkannya di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Menurutnya, PBB juga memiliki manfaat yang sangat berguna bagi anak-anak sekolah yaitu melatih daya konsentrasi, mendorong belajar tentang solidaritas tim, belajar mendengar dan patuh serta belajar untuk diam dan mengatur emosi.
Adapun maksud diberikannya materi Peraturan Baris Berbaris pada siswa siswi adalah memberikan suatu latihan awal dalam membela negara, menanamkan rasa disiplin pada siswa, menumbuhkan rasa kebersamaan di antara teman.
Ia menambahkan, tujuan PBB untuk siswa untuk menumbuh sikap jasmani yang tegap dan tangkas, rasa persatuan dengan rekan, sikap disiplin sehingga dengan demikian senantiasa dapat mengutamakan kepentingan tugas di atas kepentingan individu dan secara tidak langsung akan tertanam rasa tanggung jawab pada siswa.
“Saya berikan pelajaran disiplin dan gotong-royong di saat melakukan pelajaran PBB dalam bentuk teori serta diberikan pemantapan wawasan kebangsaan dulu sebelum masuk ke materi praktek, agar mereka bisa mengambil banyak hal positif dari pembelajaran PBB ini,“ jelas Sertu Hermawan.▪︎[DANAR SP]