Berita

PHP Nasabah versi BRI Simomulyo, Sudah ACC Tak Kunjung Terealisasi

▪︎SURABAYA-POSMONEWS.COM,-
Bank BRI KCP Unit Simomulyo, Jl. Simo Kalangan 51K, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya, tidak profesional. Kinerja pimpinan dan karyawan kurang berpihak kepada nasabah. Bahkan ada nasabah terkena PHP (Pemberian Harapan Palsu).

Sekitar tanggal 20 September 2022, sekira pukul 13.00 WIB, datang seorang nasabah berinisial HN ke Kantor BRI Simomulyo, Surabaya.

Disana dia ditemui seorang karyawati bernama Meisya Nuruli P. Intinya HN mengutarakan niatnya mengajukan pinjaman program KUR (Kredit Usaha Rakyat).

Dengan ramah dan terkesan profesional, Meisa menjelaskan secara detail. Mulai dari program KUR, besaran pinjaman berikut angsuran hingga persyaratan mengajukan pinjaman.

Saat itu HN mengajukan pinjaman antara 30 jt – 40 jt. Bergantung kebijakan pihak BRI tentunya.

Adapun syarat-syarat dimaksud antara lain KTP, KK, SKU (Surat Keterangan Usaha) dari Kelurahan, Surat Keterangan Domisili dari Kelurahan (bagi penduduk ber-KTP luar Surabaya) dan Pas Foto.

Atas petunjuk Meisa, HN serta merta mengurusnya hingga semuanya rampung & siap. Termasuk SKU dan Keterangan Domisili. Meskipun harus wira-wiri ke RT, Balai RW hingga ke Kantor kelurahan.

Beberapa hari berikutnya, Meisa melakukan survey ke tempat usaha HN sesuai SKU yang dikeluarkan Kelurahan. Dan, pada saat jitu juga HN menyerahkan semua persyaratan kepada Meisa.

Disusul, beberapa hari kemudian (Berdasarkan informasi Meisa), pimpinan BRI Simomulyo turut melakukan survey, ke tempat usaha HN.

Singkatnya, merujuk hasil survey, pada tanggal 14 Oktober 2022 (24 hari pasca pengajuan, red), HN mendapat WA dari Meisa yang isinya, “Ini dari pimpinan saya ACC 10 juta dengan BPKB (jaminan, maksudnya), sepeda motor Beat 2016”.

Bahkan dalam tulisan WA lainnya, Meisa mengatakan HN diminta membawa unit sepeda motor yang disepakati sebagai jaminan, saat penandatanganan. Dan HN setuju.

Namun ternyata itu semua hanya PHP belaka. Ditunggu sehari dua hari, hingga sepuluh hari lebih (sejak pemberitahuan ACC), pihak BRI Simomulyo dalam hal ini Meisa tidak kunjung berkirim kabar. Tidak jelas kepastiannya.

“Jujur, saya kecewa banget sama pihak BRI Simomulyo. Sudah sebulan lebih saya mengajukan pinjaman Program KUR, tidak kunjung terealisasi. Padahal saya sudah meluangkan waktu untuk mengurus beberapa syarat yang diminta BRI, termasuk SKU,” tutur HN.

Dikatakan HN, jika tidak ada titik terang dari pihak Bank BRI KCP Unit Simomulyo, dia akan mengadukan persoalan tersebut hingga (Berkirim Surat Terbuka) kepada Presiden.

“Semua rakyat Indonesia paham, Presiden berkomitmen untuk mempermudah semua urusan masyarakat, termasuk Program KUR. Lha, kenapa ini kok sampai sebulan lebih berproses, belum juga terealisasi,” tanya HN heran.

HN juga mengancam akan mem-publikasikan masalah PHP BRI Simomulyo itu kepada beberapa media cetak, televisi dan online, termasuk kepada pegiat medsos.

“Toh saya punya semua bukti percakapan (WA) dengan seorang karyawan BRI Simomulyo, termasuk bukti (WA) terkait ACC dari pimpinan Bank BRI KCP Unit Simomulyo,” pungkas HN.
▪︎(H. Chandra)

Related Articles

Back to top button