Berita

Nasar Albatati Apresiasi Kentrung Toro di Festival Seni Santri Harlah ke-60 Lesbumi

SIDOARJO-POSMONEWS.COM,-
Pemusik sekaligus pengamat kentrung, Nazar Albatati, mengapresiasi rencana tampilnya Kentrung Toro di “Pasar Murah & Festival Seni Santri 2022” di Alun-alun Sidoarjo, tanggal 21 Maret 2022 mendatang.

Nazar yang juga Ketua Biro Musik Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PW NU Jatim ini mengatakan, kehadiran Kentrung Toro Sidoarjo, akan sangat mewarnai Festival Seni Santri 2022 yang digelar PW Lesbumi NU Jatim dalam rangka Harlah ke-60 Lesbumi dan Harlah ke-99 NU selama 11 hari tanggal 18-28 Maret 2022 ini.

“Kentrung itu adalah seni tradisi, yang akarnya murni seni tradisi dari Jatim, di daerah lain tidak ada, dulunya kesenian kentrung membawakan kisah-kisah panji, selalu ada cerita dan pujian-pujiannya, ada shalawatannya, selalu ada dalangnya, nah untuk kentrung dari Sidoarjo ini, dalangnya Cak Toro itu,” ujar musisi, penyanyi yang juga pengamat kentrung ini, ketika diminta pendapatnya tadi malam.

Kentrung beda dengan Al banjari sebagai shalawat modern atau Ishari yang musik hadrah.

“Bedanya, dalam kentrung ada unsur rebana, kendang, cerita dan puji-pujian, syiir, sulukan, jadi bukan sekedar group musik, namun ada sosok dalangnya yang berperan di situ,” tambah pendiri group musik “Nasar Lan Kancane” ini.

Menurut pantauan Nazar, kegiatan “Festival Santri 2022” sudah benar, sudah sejalan dengan misi Lesbumi. Yakni menghidupkan kesenian-kesenian dari seniman dan budaya muslimin.

“Mereka yang akan ditampilkan selama 11 hari nanti, datang dari Sidoarjo, Sumenep, Bojonegoro, Nganjuk dan banyak lagi, semuanya akan terlihat, rata-rata, akar keseniannya kuat unsur tradisi dan sangat khas Jawa Timuran,” kata seniman kelahiran Sidoarjo tahun 1956 ini.

Nazar sendiri, memilih lebih sibuk sebagai panitia kegiatan, tidak tampil dengan groupnya, misalnya group akustikannya “Nyanyian dan Puisi”.

Untuk berkesenian, Nazar berkolaborasi dengan Paksi, putra dari almarhum Naniel anggota SWAMI.

Tahun 2000 silam, Nasar AlBatati pernah mendirikan kelompok musik Pesisiran “SUDRA” Di Ponpes “Sunan Drajat”, Paciran, Lamongan.

Lanjut tahun 2015 ia membentuk kelompok musik “Nasar lan Kancane” di Surabaya,
Dengan garapan nyanyian-nyanyian puisi.

Group musik yang dibentuk Nazar ini, berakar pada kentrung dengan vocal sulukan, ia sendiri jadi vokalisnya.

Tahun 2017 silam, Nasar pernah menggarap musik untuk pertunjukan teater “BUI”, dan setahun kemudian lakon “Musuh Masyarakat”.

Selain aktif berkarya dalam musik, ia ternyata juga pelukis aliran Kaligrafi Islam dan sering ikut pameran.

Selain jadi Ketua Biro Musik PW Lesbumi NU Jatim, saat ini Nasar juga menjabat Wakil Sekjen Bidang Program Dewan Kesenian Jawa Timur (DKJT) periode 2020-2025.**(dah)

Related Articles

Back to top button